Kali Oya di Semin Mengering Akibat Kemarau Panjang, Warga Hanya Temukan Hamparan Pasir
Kemarau panjang membuat sejumlah titik Kali Oya di Semin Gunungkidul mengering. Debit air menyusut drastis hingga hanya menyisakan pasir dan batuan.
Panijem, penjual daging sapi di Pasar Beringharjo sedang menunggu dagangannya, Jumat (25/7/2014). Harga komoditas daging sapi hingga H-3 masih belum beranjak, dijual Rp105.000 perkg. (Abdul Hamied Razak/JIBI/Harian Jogja).
Harga kebutuhan pokok semakin tidak terkendali menjelang hari raya. Harga daging sapi diprediksi mencapai Rp130.000 per kilogram
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Harga Daging sapi di Gunungkidul merupakan yang tertinggi di DIY. Setiap kilogram daging dengan kualitas super dihargai hingga Rp120.000, sementara di daerah lain hanya dijual Rp98.000-100.000 per kilogram.
Harga ini diprediksi masih bisa tinggi lagi, karena kemungkinan saat lebaran harganya bisa tembus Rp130.000 per kg.
Tingginya harga daging sapi ini diketahui setelah Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) DIY melakukan pemantauan harga sejumlah kebutuhan pokok di Pasar Argosari, Rabu (15/7/2015). Tim yang diterjunkan dipimpin langsung oleh Kepala Biro Perekonomian dan Sumber Daya Alam Sekretariat Daerah (Setda) DIY Tri Mulyono.
Kepada wartawan, Tri Mulyono mengatakan, harga-harga kebutuhan pokok di pasar masih stabil meski pelaksanaan lebaran tinggal dua hari. Namun demikian, dari pantauan tersebut ditemukan bahwa harga daging sapi di Gunungkidul merupakan yang tertinggi di DIY.
“Kami sudah cek ke wilayah lain. Hasilnya di sini harganya yang paling tinggi. Untuk saat ini, masih di angka Rp120.000 per kg. Mungkin saat lebaran harganya bisa tembus Rp130.000,” kata Tri, kemarin.
Dia menjelaskan, ada beberapa faktor penyebab harga sapi di Gunungkidul menjadi tinggi. Selain harga jual sapi yang sudah tinggi, faktor lainnya karena ketiadaan rumah pemotongan hewan di kawasan ini. Akibatnya pengusaha harus mengeluarkan biaya ekstra untuk bisa memotong di RPH, karena harus pergi ke daerah lain, misalnya Bantul atau Kota Jogja.
“Ada juga pengusaha yang melakukan pemotongan sendiri, dan konsekuensinya mereka juga menentukan harga sendiri pula,” ujar dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kemarau panjang membuat sejumlah titik Kali Oya di Semin Gunungkidul mengering. Debit air menyusut drastis hingga hanya menyisakan pasir dan batuan.
Sebanyak 18.504 polisi dikerahkan mengawal demo Jakarta hari ini. Pengamanan difokuskan di DPR/MPR dan sejumlah titik strategis.
Cek link CCTV Jakarta hari ini, Kamis 27 Agustus 2026, untuk memantau kondisi jalan di Senayan, GBK, Bendungan Hilir, dan Kuningan Barat.
Gunung Lewotobi Laki-laki kembali erupsi pada Kamis pagi. Kolom abu mencapai 2.500 meter dan warga diminta waspada banjir lahar.
Harapan masyarakat Desa Mawu, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), untuk memiliki sarana penghubung yang layak kini mulai terealisasi.
BMKG mendeteksi 1.079 titik panas di Kalsel. Seluruh wilayah masuk zona merah atau sangat mudah terbakar sehingga warga diminta waspada karhutla.