PBB Gunungkidul Tembus Rp17,8 Miliar, Jatuh Tempo 30 September
PBB Gunungkidul mencapai Rp17,83 miliar atau 68% target. Wajib pajak diminta membayar sebelum jatuh tempo 30 September 2026.
Foto ilustrasi pemungutan suara pemilihan umum (JIBI/Solopos/Antara)
Pilkada Gunungkidul untuk pasangan independen memilih bersosialisasi dengan warga secara langsung.
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL - Kampanye dialog dan tatap muka sepertinya menjadi senjata bagi pasangan calon untuk menarik perhatian warga. Sabtu (29/8/2015) calon bupati dan wakil bupati Gunungkidul Benyamin Benyamin Sudarmadi-Mustangid memilih bersosialiasi dengan cara bertatap muka dengan warga. Malahan di kesempatan itu, Benyamin menyempatkan diri untuk menginap di rumah warga.
"Bagi Pak Ben [sapaan Benyamin], tidur di rumah warga merupakan hal biasa. Sebab kegiatan ini sudah dilakukan sejak jauh-jauh hari. Untuk semalam [kemarin] ia tidur di rumah warga di Kecamatan Ngawen," kata Anggota Pemenangan Benyamin-Mustangid, Adam Kristanto kepada Harianjogja.com, kemarin.
Untuk jadwal kampanye rapat terbatas yang berlangsung kemarin, Adam mengakui tidak mengambil jatah itu. Pihaknya fokus untuk berkampanye dengan cara bertatap muka langsung dengan warga. "Kita pilih cara ini karena efektif dan efisien," tutur dia.
Adam menambahkan, strategi pemenangan juga sudah dibentuk relawan di masing-masing desa. Harapanya relawan itu menjadi garda terdepan dalam menyampaikan visi misi yang dimiliki Benyamin-Mustangid ke masyarakat.
Terpisah, Ketua Komisi Pemilihan Umum Gunungkidul Mohammad Zainuri Ikhsan mengaku tidak memermasalahkan pasangan calon tidak memanfaatkan jatah kampanye terbatas yang disusun KPU. Keputusan menggunakan jatah itu atau tidak, sepenuhnya menjadi hak masing-masing calon.
"Kami tidak memermasalahkan mau digunakan atau tidak. Tapi kalau memang tidak, saya mohon untuk memberitahukan ke kami selaku penyelenggara," kata Ikhsan saat ditemui di ruang kerjanya, kemarin.
Dia menjelaskan, jadwal kampanye yang dibentuk sudah melalui masing-masing calon. Dalam kampanye terbatas dibuat sebanyak 24 putaran, di mana masing-masing calon mendapatkan jumlah dan jatah yang sama. "Selain itu mereka juga mendapatkan jatah untuk kampanye rapat umum sebanyak satu kali," ungkapnya.
Sesuai jadwal KPU, hari ini merupakan jatah bagi pasangan Djangkung Sujarwadi-Endah Subekti Kuntariningsih untuk melakukan kampanye rapat terbatas. Dalam kegiatan ini, pasangan tersebut diperbolehkan menyelenggarakan kegiatan dengan jumlah peserta maksimal 1.000 orang.
"Untuk jadwal kampanye dibuat sesuai dengan nomor urut. Di luar kegiatan ini, pasangan juga diperbolehkan menggelar kampanye dalam bentuk dialog dan tatap muka," katanya lagi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PBB Gunungkidul mencapai Rp17,83 miliar atau 68% target. Wajib pajak diminta membayar sebelum jatuh tempo 30 September 2026.
Pakar UMY Susilo Nur Aji menilai desil DTSEN bukan label mutlak kesejahteraan dan perlu dievaluasi sesuai dinamika ekonomi keluarga.
Kondur Gangsa 2026 digelar malam ini di Keraton Jogja. Simak titik pengalihan arus lalu lintas dan jam pemberlakuannya.
Tradisi Siraman Panjang Keraton Kasepuhan Cirebon kembali digelar. Warga antusias berebut air bekas cucian pusaka yang dipercaya membawa berkah.
Video pencopotan logo Bank Mandiri di gedung Jakarta viral di tengah polemik rekening Mas Botok yang mendapat sorotan publik.
Nezar Patria menyoroti tantangan AI dalam peradilan, terutama autentikasi bukti digital, sekaligus manfaatnya membantu administrasi kasus.