Daging Ayam Gunungkidul Rp42.000 per Kg, MBG Jadi Sorotan

David Kurniawan
David Kurniawan Kamis, 20 Agustus 2026 07:57 WIB
Daging Ayam Gunungkidul Rp42.000 per Kg, MBG Jadi Sorotan

Seorang pedagang sedang menyiapkan daging ayam untuk disajikan kepada pembeli di Pasar Argosari, Wonosari, Rabu (19/8). /Harian Jogja-David Kurniawan.

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL— Harga daging ayam broiler di pasar tradisional Kabupaten Gunungkidul kembali naik dan kini mencapai Rp42.000 per kilogram. Pedagang menyebut tingginya permintaan, terutama untuk memenuhi kebutuhan program Makan Bergizi Gratis (MBG), menjadi salah satu faktor yang mendorong harga komoditas tersebut terus merangkak naik.

Kenaikan harga ayam potong ini dirasakan pedagang di Pasar Argosari, Kapanewon Wonosari. Dalam sepekan terakhir, daging ayam broiler dipasarkan sekitar Rp42.000 per kilogram, setelah sebelumnya sempat berada jauh di bawah harga tersebut.

Salah seorang pedagang ayam potong di Pasar Argosari, Febrian, mengatakan harga daging ayam saat ini relatif tinggi. Menurutnya, kondisi tersebut telah berlangsung sekitar satu minggu terakhir.

Harga Ayam Sempat Turun Jadi Rp30.000

Febrian menjelaskan tingginya permintaan menjadi salah satu faktor yang memengaruhi harga daging ayam di tingkat pasar. Kebutuhan untuk memasok program MBG disebut memberikan pengaruh terhadap pergerakan harga.

“MBG sangat berpengaruh terhadap harga jual daging ayam di pasaran,” katanya, Rabu (19/8/2026).

Ia menuturkan kondisi harga sempat berbeda ketika libur sekolah berlangsung dan program MBG dihentikan. Pada periode tersebut, harga daging ayam turun hingga kisaran Rp30.000 per kilogram.

Namun, setelah masa liburan berakhir, pemberian makan kepada anak-anak sekolah kembali dilanjutkan mulai pertengahan Juli lalu. Sejak saat itu, harga daging ayam disebut terus mengalami kenaikan hingga mencapai Rp42.000 per kilogram.

“Harapannya harga bisa stabil sehingga harga terjangkau dan penjual tetap mendapatkan untung,” katanya.

Pedagang ayam potong lainnya di Pasar Argosari, Aminah, juga menilai harga daging ayam saat ini sudah tergolong tinggi. Ia mengatakan harga Rp42.000 per kilogram cukup mahal bagi konsumen.

“Kalau saya mengganggap sudah terlalu mahal,” katanya.

Hajatan Ikut Dorong Permintaan Ayam

Menurut Aminah, tingginya permintaan di pasaran turut memengaruhi harga jual daging ayam. Kebutuhan ayam tidak hanya datang dari program MBG, tetapi juga masyarakat yang menggunakannya untuk memenuhi kebutuhan hajatan.

“Permintaannya tinggi, makanya berpengaruh terhadap harga jual,” katanya.

Kondisi tersebut membuat permintaan daging ayam tetap tinggi di tengah kembali berjalannya program MBG. Pedagang pun berharap harga dapat kembali stabil agar konsumen tetap mampu membeli dan penjual masih memperoleh keuntungan.

Pemkab Gunungkidul Pantau Harga Pangan

Kepala Bidang Perdagangan, Dinas Perdagangan dan Tenaga Kerja Gunungkidul, Ris Heryani, membenarkan adanya kenaikan harga daging ayam broiler di pasaran. Ia menyebut tingginya kebutuhan masyarakat menjadi salah satu faktor yang memengaruhi kenaikan tersebut.

Selain kebutuhan untuk program MBG, permintaan dari masyarakat untuk keperluan hajatan juga mulai meningkat. Kondisi itu turut memberikan tekanan terhadap harga daging ayam di pasar tradisional.

“Saat liburan sekolah, harga daging ayam di kisaran Rp30.000, terus merangkak naik saat MBG kembali dijalankan jadi Rp40.000 hingga sekarang di kisaran Rp42.000 per kilogram,” katanya.

Meski harga daging ayam mengalami kenaikan, Ris Heryani mengatakan secara umum harga kebutuhan pokok di Kabupaten Gunungkidul relatif stabil. Sejumlah komoditas pangan lainnya masih berada pada kisaran harga yang terpantau.

Gula pasir berada di kisaran Rp17.500 per kg, sedangkan beras dipatok Rp14.900 per kilogram. Adapun minyak goreng berada di harga Rp21.000 per liter dan telur dipasarkan Rp28.000 per kilogram.

“Setiap hari kami terus melakukan pemantauan harga-harga di pasaran secara rutin,” katanya.

Pemantauan harga tersebut dilakukan untuk mengetahui perkembangan harga kebutuhan pokok di pasaran, termasuk komoditas daging ayam broiler yang kini mencapai Rp42.000 per kilogram.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Sunartono
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online