Layanan Adminduk Makin Mudah, Gunungkidul Genjot Tertib Administrasi
Gunungkidul mendorong tertib adminduk melalui layanan online, jemput bola, penghargaan Pelanduk, dan perhatian bagi kelompok rentan.
Sejumlah petugas menurunkan spanduk bergambar salah satu calon bupati peserta Pilkada, Jumat (25/9/2015) di wilayah Kecamatan Pandak. (HarianJogja/Bhekti Suryani)
Pilkada Gunungkidul sudah ada aturan, namun masih banyak alat peraga dipasang melanggar
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Ketua Tim Sukses Pasangan Subardi TS-Wahyu Purwanto, Imam Taufik menilai banyaknya pelanggaran dalam kampanye lebih karena semangat dari para relawan untuk memperkenalkan pasangan yang diusung.
Oleh karenanya saat pemasangan bahan kampanye, para relawan kurang memerhatikan tentang batasan pemasangan alat peraga dan bahan kampanye yang tertuang dalam Peraturan Bupati No 40/2015.
“Kami sudah menyosialisasikan tentang mana saja tempat-tempat yang boleh dipasangi gambar, tapi mungkin saking semangatnya dan banyaknya relawan, membuat imbauan itu kurang diperhatikan saat pemasangan gambar,” kata Imam saat ditemui di ruang fraksi PKS, Senin (28/9/2015).
Dia pun berpendapat, banyaknya pelanggaran juga dipicu adanya persaingan yang menjurus perang gambar antar pasangan calon. Tidak dipungkirinya, guna memperlihatkan pasangan calon yang diusung, para relawan berusaha menyaingi gambar yang dipasang oleh relawan dari calon lain.
“Kami tidak memungkirinya, dan itu banyak terlihat dimana gambar-gambar yang terpasang berdampingan dengan calon yang lain,” ungkap Ketua Fraksi PKS itu.
Sementara itu, Ketua Tim Pemenangan Badingah-Immawan Wahyudi tidak menampik pasangan yang ia usung juga melakukan pelanggaran terutama saat melakukan pemasangan bahan kampanye. Menurut dia, pelanggaran itu terjadi karena banyaknya relawan yang ingin memasang gambar pasangan urut nomor satu tersebut, meski sosialisasi pemasangan gambar sudah dilakukan.
“Kami sulit untuk mengawasi seluruh relawan yang dimiliki. Jadi, kalau hanya pelanggaran pemasangan gambar masih wajar, karena seluruh pasangan juga melakukan hal yang sama,” ungkap Arif.
Tak jauh beda juga diungkapkan tim pemenangan Benyamin Sudarmadi-Mustangid, Adam Kristanto. Menurut dia, pelanggaran yang terjadi lebih dikarenakan saking semangatnya relawan dalam menyosialiasikan pasangan yang diusung, sehingga dalam pemasangan gambar sedikit keluar dari aturan yang berlaku.
“Apapun bentuknya itu, kami juga akan terus mengintruksikan sesuai aturan main yang dibuat KPU. Jadi, kami sebisa mungkin akan menaati aturan yang berlaku,” tutur Adam.
Sementara itu, calon bupati Djangkung Sujarwadi tidak menampik jika ada relawannya yang melakukan pelanggaran dalam pemasangan bahan kampanye. Hanya saja, ia menegaskan pelanggaran yang terjadi karena gambar-gambar yang dipasang sejak KPU belum menetapkan calon kepala daerah.
“Itu kebanyakan gambar lama, dan belum ada nomor urutnya. Setelah panwaslu merilis jumlah pelanggaran, kami langsung berkoordinasi dengan mereka. kami juga menginstruksikan kepada relawan untuk mencopoti gambar-gambar itu dan memasang sesuai aturan yang berlaku,” ujar Djangkung.
Dia juga menegaskan, akan mengikuti aturan main yang dibuat KPU. Adapun untuk pemasangan gambar-gambar akan difokuskan di rumah-rumah para pendukung dan tidak akan mengotori lingkungan sekitar. “Kami akan terus instruksikan ke akar rumput dengan harapan pelanggaran tersebut bisa dikurangi. Jika pun ada, kami juga siap mencopoti sendiri tanpa harus melibatkan Satpol PP,” tegas Djangkung.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gunungkidul mendorong tertib adminduk melalui layanan online, jemput bola, penghargaan Pelanduk, dan perhatian bagi kelompok rentan.
Kejagung menyita 11 mobil milik PT PSMI terkait dugaan korupsi pemanfaatan kawasan hutan untuk perkebunan tebu di Lampung.
Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW) Yogyakarta mendorong civitas academica meningkatkan literasi dan kompetensi pemanfaatan kecerdasan artifisial
Disdikpora DIY memanggil Kepala SMAN 1 Sentolo untuk mendalami kasus pelecehan siswa. Satpam yang terlibat telah diganti personel.
Pemkab Gunungkidul melarang pendukung calon lurah menutup jalan selama kampanye Pilur. Sebanyak 630 personel TNI-Polri disiapkan.
Lima fitur aksesibilitas iPhone seperti Back Tap, AssistiveTouch, Reduce Motion, Sound Recognition, dan Background Sounds bisa membantu penggunaan sehari-hari.