DESAKU MENANTI : 40 Keluarga Siap Menghuni

David Kurniawan
David Kurniawan Senin, 02 November 2015 12:20 WIB
DESAKU MENANTI : 40 Keluarga Siap Menghuni

Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa saat beraudiensi dengan warga binaan penerima program Desaku Menanti di Dusun Doga, Nglanggeran, Patuk, Minggu (1/11/2015). (Harian Jogja/David Kurniawan)

Desaku Menanti siap dihuni 40 keluarga

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL-Sebanyak 40 Kepala Keluarga siap menghuni Desaku Menanti, perkampungan gelandangan dan pengemis (gepeng) di Dusun Doga, Desa Nglanggeran, Patuk, Gunungkidul. Rata-rata warga yang akan tinggal merupakan gelandangan dan pengemis yang ada di Kota Jogja.

Salah seorang warga binaan Ahmad Amond mengaku senang dan ingin cepat-cepat menempati rumah baru itu. Dia mengakui, selama di Jogja hanya  tinggal di sebuah rumah kontrakan di wilayah Bogem, Sleman.

“Saya sangat ingin punya rumah sendiri. Sejak datang ke Jogja pada 1998 lalu, hingga sekarang saya terus ngontrak,” kata Amond, Minggu (2/11/2015) saat audiensi dengan Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa di Desaku Menanti.

Dia menjelaskan, sejak perkampungan ini dibangun, setiap minggunya bersama-sama dengan warga binaan lain di ajak lokasi untuk melihat dan membersihkan di rumah yang akan ditempati.

Selain itu, menurut Amond, untuk bekal hidup warga juga dibekali berbagai ketrampilan mulai dari bertani, latihan peternakan hingga membuat kerajinan akik. “Dengan program ini, saya berjanji tidak akan mengemis lagi,” tutur pria asal Kupang ini.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online