BOM SARINAH THAMRIN : Polisi Perketat Wilayah Perbatasan Gunungkidul-Jateng

David Kurniawan
David Kurniawan Kamis, 14 Januari 2016 23:01 WIB
BOM SARINAH THAMRIN : Polisi Perketat Wilayah Perbatasan Gunungkidul-Jateng

ilustrasi razia (JIBI/Solopos/dok)

Bom Sarinah Thamrin untuk pelaku diharapkan tidak bersembunyi di daerah.

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Paska-teror bom di Jakarta, petugas keamanan mulai memperketat pengawasan di wilayah perbatasan, khususnya daerah yang bersinggungan dengan daerah Jawa Tengah.

Langkah itu diambil untuk memastikan teror serupa tidak terjadi atau wilayah Gunungkidul tidak dijadikan tempat persembunyian bagi para pelaku teror.

Kapolres Gunungkidul AKBP Hariyanto melalui Panit Humas Iptu Ngadino mengatakan, paska-tragedi di Jakarta, Kamis (14/1/2016), pihaknya langsung meningkatkan pengawasan dan penganaman kewilayahan. Hal tersebut dilakukan untuk mencegah masuknya pelaku teror ke wilayah Gunungkidul. Salah satu fokus penyiagaan berada di wilayah perbatasan, khususnya yang berdekatan dengan Provinsi Jawa Tengah.

“Kita akan terus bersiaga. Langkah ini diambil untuk mengantisipasi adanya teror atau para pelaku masuk ke sini,” kata Ngadino, kemarin.

Dia mengakui situasi dan kondisi saat ini masih aman terkendali. Namun demikian, bukan bearti petugas bersantai-santai. Untuk pengamanan, selain patroli kewilayahan, operasi cipta kondisi juga akan ditingkatkan. Kepada petugas di polsek diminta untuk terus waspada sehingga bisa mengawasi aktivitas masyarakat yang dirasa mencurigakan.

“Semua harus saling koordinasi dan terus bekerjasama. Jangan sampai, lokasi di Gunungkidul dijadikan tempat persembunyian pelaku teror,” Seru Ngadino.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Mediani Dyah Natalia
Mediani Dyah Natalia Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online