AS Roma Tekuk Cagliari 4-2, Naik ke Posisi Ketiga
AS Roma menang 4-2 atas Cagliari pada pekan kesembilan Liga Italia. Kemenangan ini membawa Roma naik ke peringkat ketiga klasemen.
Ilustrasi pencabulan (nirapadnews.com)
Dukun cabul asal Magelang, Maman Rusman, 54, berhasil ditangkap oleh Direskrimum Polda DIY karena telah melakukan tindakan asusila terhadap empat perempuan asal Sleman.
Harianjogja.com, SLEMAN -- Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda DIY menangkap Maman Rusman, 54, warga Kebonpolo, Wates, Magelang Utara, Kota Magelang akhir pekan lalu.
Kakek itu telah mencabuli empat perempuan asal Depok, Sleman dengan modus sebagai dukun memiliki kemampuan membantu pasien yang lama belum memiliki anak.
Adapun keempat korban yang berumur 22 tahun hingga 40 tahun antara lain berinisial TW, MA, EA dan MY. Mereka tercatat sebagai warga Depok, Sleman. Profesi ini telah digeluti tersangka selama setahun terakhir dengan meminta bayaran seikhlasnya.
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda DIY Kombes Pol. Hudit Wahyudi mengatakan, tersangka menggunakan modus mempromosikan diri sebagai dukun yang mampu mengatasi pasien belum memiliki anak.
Selain itu, tersangka juga menyasar perempuan yang menginginkan anak dengan jenis kelamin laki-laki atau perempuan.
Dengan diterapi pijat, tersangka meyakinkan keinginan korban bisa tercapai. Bahkan ada korban yang mengaku seperti terhipnotis saat diterapi sehingga menuruti keinginan tersangka.
"Keempat korban diperdaya dengan berbagai macam alasan. Tapi umumnya modusnya dukun, meyakinkan korban kebanyakan yang belum memliki anak dengan dalih si pelaku bisa mmberi kesembuhan bisa memperoleh anak," ujar Hudit, Senin (25/1/2016).
Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Ditreskrimum Polda DIY Kompol Retnowati menambahkan, keempat korban dicabuli secara bergantian oleh tersangka. Modusnya adalah menjadwalkan pelaksanaan terapi pijat di rumah tersangka. Selama pelaksanaan terapi itulah, tersangka melampiaskan nafsu bejatnya dengan meraba tubuh korban hingga mengarah ke persetubuhan.
Awalnya hanya terapi seperti pijat pada umumnya, namun secara perlahan tindakan tersangka justru mengarah ke pencabulan.
Salah satu korban kali terakhir mendapat perlakuan dari tersangka pada 28 Desember 2015 lalu. Para korban saling bercerita kemudian melaporkan ke Polda DIY. Selanjutnya tersangka dipancing kembali untuk melakukan terapi di rumah korban dan diringkus petugas di lokasi tersebut.
"Ada tindakan terapi seperti ditotok, dipijit, awalnya biasa saja tapi lama-lama mengarah ke tindakan cabul," imbuhnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
AS Roma menang 4-2 atas Cagliari pada pekan kesembilan Liga Italia. Kemenangan ini membawa Roma naik ke peringkat ketiga klasemen.
Jadwal KA Bandara YIA Jumat, 30 Oktober 2026, tersedia untuk layanan reguler dan Xpress. Simak jam keberangkatan dan kedatangan.
Jadwal KRL Solo-Jogja Jumat, 30 Oktober 2026, tersedia dari Stasiun Palur mulai pukul 05.00 WIB. Cek jadwal di setiap stasiun.
adwal KRL Jogja-Solo Jumat, 30 Oktober 2026 tersedia dalam 15 perjalanan. Simak jadwal tiap stasiun dan tarif tiket Rp8.000.
Tiket konser Syahrini Rp35 juta menawarkan akses VIP, lounge khusus, sesi after-show, dan merchandise eksklusif. Kuotanya sekitar 40 orang.
Bakmi godog hangat dan suasana sawah menjadi daya tarik Sajian Kembang Turi di Turi, Sleman, untuk wisata kuliner keluarga saat musim hujan.