Obituari Gandung Pardiman, Dikenang sebagai Politikus Pantang Menyerah dan Berdedikasi

Sunartono
Sunartono Selasa, 27 Oktober 2026 12:27 WIB
Obituari Gandung Pardiman, Dikenang sebagai Politikus Pantang Menyerah dan Berdedikasi

Gandung Pardiman berpulang. Golkar DIY mengenang dedikasi, semangat pantang menyerah, dan perjuangannya untuk masyarakat serta partai. /Istimewa.

Harianjogja.com, JOGJA—Kepergian Gandung Pardiman meninggalkan kenangan tentang sosok politikus yang dikenal pekerja keras, pantang menyerah, dan berdedikasi kepada masyarakat. Tokoh senior Partai Golkar yang pernah memimpin DPD Partai Golkar DIY selama tiga periode itu dikenang atas kiprahnya di dunia politik dan perjuangannya untuk kepentingan rakyat.

Ketua DPD Partai Golkar DIY, Singgih Januratmoko, menyampaikan belasungkawa atas wafatnya Gandung Pardiman, yang juga pernah menjadi anggota Fraksi Partai Golkar DPR RI. Ia mendoakan agar almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan.

"Semoga almarhum diterima di sisi-Nya, amal ibadahnya diterima, dan masuk surga. Dan kita berharap keluarga yang ditinggalkan tetap tabah, sabar, serta tabah dalam menghadapi cobaan. Kita berharap semua ini, orang-orang yang berjasa, para pendahulu kita di situ ini, bisa mendapatkan tempat terbaik dari masyarakat Yogyakarta," ujar Singgih saat mengenang sosok almarhum, Selasa (27/10/2026).

Singgih juga meminta masyarakat turut mendoakan almarhum serta memaafkan segala kesalahannya semasa hidup.

"Sepatah kata dari saya, sekali lagi terima kasih. Mohon doanya dari seluruh warga Yogyakarta, semuanya dimaafkan kesalahan-kesalahannya, semoga beliau masuk surga, dan hidupnya penuh manfaat. Amin," imbuhnya.

Dikenang sebagai Sosok Pekerja Keras

Bagi Singgih, Gandung Pardiman merupakan politikus senior yang memiliki semangat kerja tinggi dan tidak mudah menyerah. Dedikasinya tidak hanya ditunjukkan dalam perjalanan politik, tetapi juga melalui perjuangan untuk kepentingan masyarakat luas.

"Beliau orang yang benar-benar, semangatnya luar biasa, luar biasa, dan pantang menyerah. Beliau orang yang baik sekali, memperjuangkan kepentingan masyarakat, sangat baik sekali," ungkap Singgih.

Kontribusi Gandung Pardiman juga dinilai besar bagi perjalanan Partai Golkar di DIY. Menurut Singgih, almarhum menunjukkan loyalitas dan dedikasi yang kuat dalam memperjuangkan partai agar tetap mendapat kepercayaan masyarakat.

"Terhadap Golkar, beliau juga sangat berjasa, sangat berdedikasi kepada Golkar, sehingga Golkar dari awal sampai sekarang, beliau sangat semangat, memperjuangkan Golkar, sehingga Golkar tetap dipercaya masyarakat Indonesia," tuturnya.

Tiga Periode Memimpin Golkar DIY

Jejak Gandung Pardiman di Partai Golkar tercatat melalui pengabdiannya sebagai Ketua DPD Partai Golkar DIY selama tiga periode kepengurusan. Ia juga berkiprah di parlemen pusat selama hampir 15 tahun.

Singgih menilai perjalanan tersebut menjadi bagian penting dari kontribusi Gandung Pardiman dalam menjaga keberadaan dan kepercayaan masyarakat terhadap Partai Golkar, termasuk melalui keterwakilan partai di DPR RI.

"Untuk partai sangat berjasa, dan sekarang masih dipercaya masyarakat Indonesia, dari dulu sampai saat ini, dan menjadi penyumbang suara terbanyak, sehingga Golkar tetap eksis," jelas Singgih.

Ia berharap semangat perjuangan dan keteladanan Gandung Pardiman dapat diteruskan oleh kader-kader Partai Golkar pada masa mendatang. Bagi Singgih, jasa almarhum menjadi bagian dari perjalanan partai yang patut dikenang.

"Kita berharap ke depan Golkar tetap semakin maju, semakin jaya, semakin dipercaya oleh masyarakat Indonesia. Selalu punya wakil di DPR RI ya? Ya, alhamdulillah, berkat beliau kita memiliki wakil di DPR RI. Pak Gandung itu hampir 15 tahun [menjabat]... menjadi Ketua DPD Golkar di tiga periode kepengurusannya. Kita mengenang jasa-jasa beliau," pungkasnya.

Sebelumnya Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Golkar daerah pemilihan (Dapil) DIY, Gandung Pardiman, meninggal dunia pada Selasa (27/10/2026). Ia mengembuskan napas terakhir di ruang ICU Rumah Sakit Panti Rapih, Jogja, sekitar pukul 10.00 WIB.

Kabar duka tersebut disampaikan putra almarhum, Syarief Guska Laksana, yang menjabat sebagai Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD DIY. Menurut Syarief, ayahnya menjalani perawatan di RS Panti Rapih sejak Jumat (23/10/2026) karena mengalami demam.

“Bapak menghembuskan napas terakhir tadi Selasa pagi jam 10 di ruang ICU RS Panti Rapih. Bapak masuk RS Panti Rapih karena demam pada hari Jumat, 23 Oktober. Hari Minggu sudah membaik, tapi Selasa dini hari tadi drop,” ujar Syarief dalam keterangannya, Selasa.

Syarief juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas kesalahan dan kekhilafan almarhum semasa hidup. Ia meminta masyarakat turut mendoakan agar ayahnya mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan.

“Mohon doanya semua masyarakat dan mohon dimaafkan kesalahan dan kekhilafan Bapak,” ungkap Syarief.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Sunartono
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online