Demo Besar di Eropa Meluas, Biaya Hidup hingga Perumahan Jadi Pemicu
Demonstrasi meluas di Eropa sejak September 2026. Krisis pendidikan, biaya hidup, perumahan, dan ketidakpuasan terhadap pemerintah memicu aksi di sejumlah negar
Dampak fenomena el-nino dirasakan oleh para petani buah naga di Dusun Bebekan, Glagah, Temon, Kulonprogo. Buah Naga yang seharusnya sudah bisa dipanen November lalu, baru bisa dipanen sebulan berikutnya.
Harianjogja.com, TEMON — Masa panen buah naga di Dusun Bebekan, Glagah, Temon, Kulonprogo mundur satu bulan karena dampak kemarau berkepanjangan tahun lalu. Alhasil, buah naga yang harusnya bisa dipanen November, menjadi baru layak dipetik di akhir Desember 2015.
Hal itu diungkapkan Manajer Humas Kelompok Tani Kusuma Wanadri, Nazara, Selasa (26/1/2016).
“Masa panen geser karena cuaca ekstrim tapi kualitas buah naganya tidak terpengaruh,” ujar Nazara.
Dia menambahkan, sampai hari ini, sebanyak 12 ton buah naga telah dipanen di kawasan tersebut. Sementara, dari luas lahan 2,25 hektare, Kelompok Tani Kusuma Wanadri rata-rata mampu menghasilkan 40 ton buah naga per tahun.
Untuk masa panen tahun ini, Nazara memperkirakan berlangsung hingga April atau Mei mendatang. Hal ini didasarkan pada masih banyaknya bunga dari tanaman buah naga yang baru muncul.
Menurutnya, kelembaban tanaman sudah bisa terjaga dengan baik meski hujan hanya datang sekali dalam sepekan. Meski begitu, Nazara juga tidak khawatir jika intensitas hujan menjadi tinggi. Lahan perkebunan berupa pasir akan dengan mudah menyerap air hujan sehingga kondisi becek bisa dihindari.
Nazara mengungkapkan, selama ini buah naga yang diproduksi kelompoknya banyak didistribusikan ke Jakarta. Tahun lalu setidaknya 30 ton buah naga dikirim ke ibu kota, sedangkan sisanya dijual untuk memenuhi permintaan pasar lokal.
Petani sempat was-was ketika pengiriman ke Jakarta terhenti akibat adanya teror bom beberapa waktu lalu. Namun, stok tersebut bisa dialihkan ke pasar lokal, yaitu Jogja dan sekitarnya.
“Memang sempat agak susah gara-gara bom karena pikap dibatasi masuk jalan protokol tapi lalu bisa ditampung sama lokal,” ucap Nazara.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Demonstrasi meluas di Eropa sejak September 2026. Krisis pendidikan, biaya hidup, perumahan, dan ketidakpuasan terhadap pemerintah memicu aksi di sejumlah negar
adwal KRL Jogja-Solo Jumat, 30 Oktober 2026 tersedia dalam 15 perjalanan. Simak jadwal tiap stasiun dan tarif tiket Rp8.000.
Tiket konser Syahrini Rp35 juta menawarkan akses VIP, lounge khusus, sesi after-show, dan merchandise eksklusif. Kuotanya sekitar 40 orang.
Bakmi godog hangat dan suasana sawah menjadi daya tarik Sajian Kembang Turi di Turi, Sleman, untuk wisata kuliner keluarga saat musim hujan.
KAI menyiapkan extra seat diskon 50% untuk perjalanan kereta tertentu. Simak rencana penerapan, syarat pembelian, dan ketentuannya.
BPBD Gunungkidul mengajak komunitas keagamaan terlibat dalam mitigasi bencana, mulai dari kesiapsiagaan hingga pemulihan pascabencana.