Gunungkidul Perluas Pembayaran Tiket Masuk Nontunai ke 5 TPR Wisata
Cashless di TPR Baron Gunungkidul dinilai sukses. Sistem pembayaran non tunai akan diperluas ke lima TPR untuk mengoptimalkan PAD wisata.
Warga Gafatar bersama anaknya mendapat pengawalan dari aparat TNI setibanya di Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang, Rabu (27/1/2016). (Imam Yuda Saputra/JIBI/Solopos)
Pemulangan anggota Gafatar asal Gunungkidul ditambah tiga hari setelah mereka tiba di wilayah ini
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Proses resosialiasi eks anggota Gafatar di Gunungkidul akan lebih diperketat. Tidak semua tamu bisa masuk karena harus diseleksi sejak memasuki area Balai Latihan Kerja yang jadi pusat pembinaan.
Kebijakan ini diterapkan, selain untuk pertimbangan keamanan, juga agar proses pemulihan tidak ada gangguan.
Kepala Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Gunungkidul Wahyu Nugroho mengatakan, proses pemulihan mental spiritual akan dilakukan mulai hari ini hingga tiga hari ke depan. Saat proses karantina berlangsung, tidak semua pengunjung bisa bebas keluar masuk ke area BLK.
Sejumlah petugas baik yang berasal dari anggota TNI/Polri dan Taruna Siaga Bencana (Tagana) akan disiagakan untuk melakukan seleksi bagi orang yang berkunjung. Guna mendukung kebijakan itu, di depan BLK akan didirikan pos pemeriksaan.
“Nanti orang yang berkunjung akan kami cek kartu identitasnya hingga maksud tujuan datang ke tempat itu,” kata Wahyu kepada Harian Jogja, usai menghadiri Rapat Koordinasi Pemulangan eks Anggota Gafatar Gunungkidul di Ruang Rapat V Pemkab, Senin (1/2/2016).
Pemeriksaan yang dilakukan tidak hanya sebatas cek kartu identitas, melainkan saat berada di lokasi pengunjung akan dikawal oleh beberapa petugas. Hal ini bermaksud untuk memastikan proses resosialiasi dapat berjalan lancar dan tidak menganggu jalannya pemulihan saat ada kunjungan.
“Penerapan standarisasi itu disesuaikan dengan arahan dari Pemerintah DIY. Kami tidak mau ambil risiko karena semua kemungkinan bisa terjadi. Jika memang pengujung mengaku sebagai saudara, paling tidak bisa menunjukkan bukti adanya ikatan tersebut,” ujarnya.
Wahyu menambahkan, setiap harinya jumlah kunjungan bagi eks anggota Gafatar juga akan dibatasi. Langkah ini untuk memastikan para anggota tidak merasa terganggu adanya aktivitas tersebut.
“Kami ingin membuat suasana pemulihan dengan senyaman mungkin. Jadi kami harus mengambil beberapa langkah untuk mewujudkan hal itu,” kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Cashless di TPR Baron Gunungkidul dinilai sukses. Sistem pembayaran non tunai akan diperluas ke lima TPR untuk mengoptimalkan PAD wisata.
Jadwal SIM Keliling Kota Jogja Kamis 17 September 2026 lengkap dengan lokasi pelayanan dan syarat perpanjangan SIM A dan SIM C
KPK mendalami dugaan mahasiswa titipan dalam penerimaan maba Unsoed dengan memeriksa tiga wakil rektor dan empat saksi.
Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis 17 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal tiap stasiun dan tarif KRL Rp8.000.
Kemenkeu masih membahas kelanjutan perombakan pejabat DJP dan DJBC, termasuk proses penunjukan serta pelantikan pejabat.
Pemerintah mulai menerapkan Strategic Trade Management atau STM di sektor nuklir sebagai tahap awal sistem pengawasan perdagangan strategis.