Jadwal SIM Keliling Kulonprogo Sabtu 31 Oktober, Cek Lokasinya
Cek jadwal perpanjangan SIM A dan C di Kulonprogo, Sabtu 31 Oktober 2026, termasuk layanan SIM Keliling di Kapanewon Nanggulan.
Miras oplosan, pelaku mulai memberikan keterangan
Harianjogja.com, SLEMAN - http://www.harianjogja.com/baca/2016/02/09/miras-oplosan-zat-mematikan-dalam-racikan-sasongko-masih-tanda-tanya-ini-temuan-sementara-689151">Tersangka peracik miras, Sasongko yang diduga menewaskan puluhan korban bersikukuh tidak bersalah. Sasongko kembali menjalani pemeriksaan berikut barang bukti baru, di ruang Unit I Satreskrim Polres Sleman, Selasa (9/2/2016) siang.
Jika saat ditangkap, Jumat (5/2/2016) ia kelihatan gondrong, tapi Selasa (9/2/2016) tampak gundul usai dicukur. Sasongko berkukuh miras yang dijual tidak menimbulkan korban jiwa. Alasannya, karena ia meracik dengan takaran yang sesuai dan dirinya juga ikut mengonsumsi tetapi tak bermasalah. Selain itu bertahun-tahun, racikannya juga dinilai tidak masalah.
"Tapi tidak apa-apa, biar pengadilan yang membuktikan," ujar pria asal Dusun Ambarrukmo, Caturtunggal, Depok, Sleman ini seusai menjalani pemeriksaan, Selasa (9/2/2016).
Ia justru mencurigai salahsatu bekas anak buahnya yang dulu ikut bersamanya meracik miras. Sudah sekitar sebulan, bekas anak buahnya itu meracik miras sendiri dan diedarkan di wilayah Sleman dan Kota Jogja. Bahkan, kata Sasongko, pangsa pasar miras oplosannya di kalangan mahasiswa ikut diambil secara door to door. Ia menuding bekas anak buahnya itu yang membuat racikan kurang tepat sehingga menimbulkan banyak korban.
"Orang itu dulu ikut saya [meracik] tapi sekarang buat sendiri. Selama itu masih jualan, korban akan berjatuhan," tudingnya.
Sasongko juga tak mengakui sejumlah barang bukti baru yang ditemukan petugas kepolisian saat olah TKP kedua. Ia menampik adanya obat nyamuk cair dalam adonan miras. Obat nyamur cair yang ada di rumahnya itu murni untuk membunuh serangga dengan cara disemprot. Terkait dengan tawas, menurut dia temuan itu bukan tawas melainkan kemenyan milik salahsatu penghuni kos.
Tak hanya itu, Sasongko juga membantah membuat fermentasi salak. Fermentasi itu diakui bukan buatannya, melainkan diracik oleh salahsatu penghuni indekosnya.
"Saya tidak memakai campuran itu [fermentasi salak]. Itu hanya untuk diminum biasa dan yang membuat bukan saya," kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Cek jadwal perpanjangan SIM A dan C di Kulonprogo, Sabtu 31 Oktober 2026, termasuk layanan SIM Keliling di Kapanewon Nanggulan.
PSS Sleman kalah 3-1 dari Garudayaksa FC pada pekan ke-8 Super League 2026/2027. Kevin Gomes mendapat kartu merah pada babak pertama.
Simak jadwal perpanjangan SIM Sleman November 2026 di MPP, SIM Keliling SCH, dan SIMMADE beserta jam layanan serta persyaratannya.
Como 1907 menang 1-0 atas Venezia pada pekan ke-10 Liga Italia 2026/2027. Penalti Lucas Da Cunha memastikan kemenangan keempat beruntun.
Mensos Gus Ipul mengajak RT/RW dan pemda memperbaiki data bansos. Evaluasi Kemensos menyebut sekitar 45 persen data penerima PKH dan sembako tidak tepat sasaran
Satlantas Polresta Jogja merilis jadwal pelayanan SIM November 2026, mulai Satpas, SIM Keliling Alkid, SIM MAMI, hingga layanan Drive Thru.