TBM Sleman Didorong Jadi Pusat Informasi dan Jurnalistik Warga
Pegiat TBM Sleman didorong memperkuat kemampuan jurnalistik agar mampu mengangkat potensi, kegiatan, dan gagasan masyarakat melalui narasi yang menarik.
Kediaman Partini di Dusun Pelem RT 01 RW 03 Desa Pundungsari, Semin yang tertimpa pohon nangka dan jati yang tumbang akibat angin kencang, Selasa (1/12/2015). (JIBI/Harian Jogja/Uli Febriarni)
Bencana Sleman yang terjadi pada Rabu (17/2/2016) sore menyebabkan 27 pohon tumbang dan 17 rumah rusak
Harianjogja.com, SLEMAN- Hujan deras disertai angin kencang melanda kawasan Kalasan Sleman, Rabu (17/2/2016) sore pukul 15.00 WIB, membuat belasan rumah rusak dan pepohonan tumbang di Kalasan Sleman.
Selain karena genteng diterjang angin, kerusakan juga disebabkan oleh pohon tumbang yang menimpa rumah penduduk.
Kepala BPBD Sleman Juli Setiono menyatakan, tercatat ada 17 rumah rusak dan 27 pohon tumbang akibat angin kencang di empat Dusun, Desa Tirtomartani, Kalasan.
Juli mengatakan, enam rumah rusak dan 12 pohon tumbang di Dusun Duri, selanjutnya, tujuh rumah rusak dan tiga pohon tumbang di Dusun Karang Kalasan.
Serta empat rumah, satu kandang rusak dan sembilan pohon tumbang di Dusun Glondong. Kemudian di Dusun Kalibening tidak terjadi kerusakan rumah, hanya tiga pohon yang tumbang. "Beberapa relawan sudah melakukan kerja bakti di lapangan," ungkapnya, usai kejadian.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pegiat TBM Sleman didorong memperkuat kemampuan jurnalistik agar mampu mengangkat potensi, kegiatan, dan gagasan masyarakat melalui narasi yang menarik.
Kapten MT Honour Ashari Samadikun meminta maaf kepada keluarga lima ABK yang gugur dalam penyanderaan perompak Somalia.
Ombudsman menghimpun temuan Program MBG dari 34 provinsi dan menyiapkan policy brief untuk memperkuat tata kelola BGN.
Riparkap Sleman disiapkan menjadi acuan pengembangan pariwisata selama 20 tahun, dengan evaluasi dan penyesuaian setiap lima tahun.
BPK menyoroti ketidakjelasan status kelembagaan SKK Migas yang dinilai berdampak pada tata kelola dan ketahanan energi nasional.
DPRD Kulonprogo meminta jaringan SPAM diperluas di kawasan Menoreh karena masih ada warga yang belum terjangkau air bersih.