Dompet Dhuafa Gulirkan Bestian Sama Yatim
Program muliakan anak yatim dengan BesTeam (Bestian Sama Yatim) digulirkan Dompet Dhuafa sebagai bagian rangkaian Tahun Baru Islam 1448 H.
Ilustrasi pemilihan umum kepala daerah (JIBI/Harian Jogja/Istimewa)
Pilkada Jogja, nama-nama calon hingga saat ini belum terlihat.
Harianjogja.com, JOGJA-Pengamat politik Universitas Muhammadiyah Yogyakata (UMY) Tunjung Sulaksono menilai belum ada figur yang kuat dan paling unggul dibanding yang lainnya dalam pemilihan walikota dan wakil walikota (Pilwalkot) Jogja 2017 mendatang. Nama-nama tokoh yang dimunculkan partai politik saat saat berkompetisi, termasuk calon petahana.
"Belum ada figur yang benar-benar tidak bisa dilawan," kata Tunjung saat dihubungi, Jumat (19/2/2016).
Beberapa nama yang dianggap berkompeten memimpin Kota Jogja sementara ini adalah Haryadi Suyuti, namanya diunggulkan Partai Golkar untuk maju kembali dalam pilwalkot, tahun depan. Imam Priyono juga sudah dipanggil pimpinan partai PDIP. Meski keduanya dalam beberapa kesempatan belum memikirkan pilwalkot, namun partai mendorongnya.
Partai Amanat Nasional (PAN) mengunggulkan nama Arif Noor Hartanto, wakil ketua DPRD DIY. Partai Keadilan Sejahtera (PKS) memunculkan nama Zuhrif Hudaya, anggota DPRD DIY dan Sukamto, anggota DPR RI.
Kemudian nama menantu Sri Sultan Hamengku Buwono X, KPH Wironegoro dan mantan Kapolda DIY Haka Astana juga masuk dalam proyeksi calon dari Partai Gerindra. Tunjung menilai, nama-nama figur tersebut cukup familiar di masyarakat, tetapi cukup kompetitif dalam pilwalkot.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Program muliakan anak yatim dengan BesTeam (Bestian Sama Yatim) digulirkan Dompet Dhuafa sebagai bagian rangkaian Tahun Baru Islam 1448 H.
PAD Sleman dari Rusunawa terkendala tunggakan lebih dari Rp300 juta. Pemkab kini memakai sistem cashless dan aplikasi SIMRUWA.
Bank Jateng turut memeriahkan Dieng Culture Festival XVI 2026 sekaligus mendukung pelestarian budaya dan ekonomi kreatif Banjarnegara.
Pertalite di SPBU Jogokariyan tidak dibatasi 5 liter per pengguna. SPBU mendapat kuota penjualan Pertalite 10 ton per hari.
Capaian imunisasi dasar bayi Bantul baru 54,43 persen hingga 3 September 2026, masih di bawah target 63,3 persen.
APBD Perubahan Gunungkidul 2026 mulai dibahas. Pendapatan turun Rp50,65 miliar, sementara PAD dinaikkan untuk menutupinya.