Perketat Pengawasan Hewan Kurban, Gunungkidul Kerahkan 120 Petugas
Gunungkidul perketat pengawasan hewan kurban 2026 dengan 120 petugas dan pemeriksaan SKKH di pasar hewan.
Ilustrasi mayat perempuan. (JIBI/Solopos/Dok.)
Pembunuhan Erlisa masih dalam pemeriksaan.
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL- Terkait kasus pembunuhan Erlisa Ari Fitriani, siswi SMP di Kecamatan Semanu, Kepala Polres Gunungkidul AKBP Hariyanto mengaku masih terus melakukan penyelidikan. Dia pun berjanji, saat tersangka sudah ditetapkan akan diumumkan ke publik.
Namun untuk sekarang masih dalam pendalaman petugas.
“Belum ada tersangka, karena masih dalam pemeriksaan,” katanya kemarin (11/3/2016).
(Baca Juga : http://www.harianjogja.com/baca/2016/03/03/temuan-mayat-polisi-belum-tetapkan-tersangka-pembunuhan-697123">TEMUAN MAYAT : Polisi Belum Tetapkan Tersangka Pembunuhan)
Hal senada juga diungkapkan Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Polres Gunungkidul AKP Mustijat Priyambodo. Menurut dia, upaya pembunuhan masih dalam pengembangan. Salah satunya dengan melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi.
Hingga kemarin, Mustijat mengakui sudah memeriksa delapan orang, mulai dari keluarga hingga sejumlah teman korban. Namun untuk mengungkap kasus ini, ia mengaku masih membutuhkan bukti pendukung lainnya yang bisa mengarah ke penetapan tersangka.
“Belum ada yang ditangkap, karena yang dipanggil masih sebatas saksi,” kata Mustijat.
Untuk diketahui, kasus pembunuhan ini mencuat adanya penemuan mayat setengah telanjang di area perkarangan rumah kosong di Dusun Panggang I, Desa Giriharjo, Panggang pada 29 Februari lalu. Hasil otopsi yang dilakukan diketahui korban bernama Eerlisa Ari Fitriani, siswi SMP di Semanu yang beralamat di Dusun Sokokerep, Desa Semanu, Kecamatan Semanu. Identitas ini berhasil ditemukan karena mengacu pada kecocokan sidik jari dengan cap tiga jari yang ada di ijazah milik korban.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gunungkidul perketat pengawasan hewan kurban 2026 dengan 120 petugas dan pemeriksaan SKKH di pasar hewan.
IHSG hari ini ditutup amblas 3,54% ke level 6.094,94. Investor panik merespons rencana aturan eksportir tunggal BUMN di bawah PT Danantara.
Kurs rupiah hari ini ditutup melemah ke Rp17.667 per dolar AS imbas sinyal kenaikan suku bunga The Fed dan penutupan Selat Hormuz akibat perang.
Polres Temanggung tangkap penimbun Pertalite berinisial SS di Parakan. Pelaku modifikasi tangki Hyundai Atos dan gunakan banyak barcode palsu.
Penjualan hewan kurban di Bantul jelang Iduladha tidak merata, sebagian naik tajam, sebagian turun meski harga meningkat.
Nilai Indeks Demokrasi Indonesia (IDI) di Jawa Tengah pada 2025 mencapai 86,72 atau mengalami peningakatan 0,88 dibandingkan tahun sebelumnya.