PILKADA KULONPROGO : Hasto Resmi Maju Calon Bupati

Sekar Langit Nariswari
Sekar Langit Nariswari Jum'at, 25 Maret 2016 06:20 WIB
PILKADA KULONPROGO : Hasto Resmi Maju Calon Bupati

Bupati Kulonprpgo, dr.Hasto Wardoyo menunjukkan produk air mineral dalam kemasan milik Kulonprogo AirKu (http://beliindonesia.com)

Pilkada Kulonprogo, pengembalian formulir mulai dilakukan

Harianjogja.com, KULONPROGO- Bupati Kulonprogo, Hasto Wardoyo resmi mengembalikan formulir pendaftaran kepada dua pengurus partai yakni PAN dan PDIP. Sebelumnya, nama Hasto masuk dalam penjaringan internal yang dilakukan di kedua partai tersebut.

Meski telah mengembalikan formulir pendaftaran calon bupati, Hasto tidak datang langsung ke kantor kedua partai yang bersangkutan. Formulir diberikan kepada pengurus masing-masing partai dalam pertemuan di ruang bupati. Sekretaris DPC PDIP Kulonprogo, Istana membenarkan formulir tersebut dikembalikan oleh Hasto melalui dia selaku pengurus partai.

“Sudah mengembalikan lewat saya, tidak ada masalah,”ujarnya saat dihubungi pada Rabu(23/3/2016).

Sejumlah surat-surat yang dibutuhkan sudah ditandatangani di atas materai. Sedangkan sejumlah surat kelengkapan yang dibutuhkan untuk pendaftaran di KPUD nanti juga masih bisa dilengkapi di waktu mendatang.

Di sisi lain, Hasto juga melakukan hal serupa kepada DPD PAN Kulonprogo. Formulir pendaftran disampaikan kepada sekretaris DPD PAN Kulonprogo, Bukhori Burhanudin untuk kemudian diserahkan kepada Bappilu DPD PAN Kulonprogo. Hal ini dibenarkan oleh Ketua Bappilu PAN, Sarkowi yang menjelaskan pada hari terakhir pengembalian formulir di partainya sudah ada enam formulir yang dikembalikan. Sejumlah nama tersebut yakni Hasto Wardoyo dan Hamam Muttaqien dan Ponimin Budi Hartono sebagai calon bupati. Sedangkan untuk calon wakil bupati terdiri dari tiga nama yakni Suradi,  Hamam Muttaqien, dan Sutedjo.

Hal berbeda dilakukan oleh Sutedjo, Wakil Bupati Kulonprogo  yang menyerahkan secara langsung formulir pendaftarannya sebagai calon wakil bupati dalam pilkada 2017 kepada pengurus DPD PAN Kulonprogo. Mengenai keinginannya melanjutkan kinerjanya sebagai wakil bupati, ia menjelaskan bahwa hal ini didasarkan karena sadar batas kemampuannya.

“Karena saya memahami kemampuan saya,”ujarnya kepada wartawan seusai penyampaian formulir pendaftaran.

Meski demikian, ia mengaku akan taat kepada rekomendaasi yang dikeluarkan oleh DPW mengenai nama yang akan diusung oleh partai berwarna biru tersebut. Hal yang sama juga berlaku untuk keputusan koalisi yang akan dilakukan dalam piilkada kali ini. Ia menyerahkan semua keputusan kepada partai agar didapatkan hasil yang maksimal.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Mediani Dyah Natalia
Mediani Dyah Natalia Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online