PEGAWAI TIDAK TETAP : Sebelum Berangkat Demo, 84 Bidan Lapor ke Dinkes, Tentang Apa?

David Kurniawan
David Kurniawan Rabu, 04 Mei 2016 05:20 WIB
PEGAWAI TIDAK TETAP : Sebelum Berangkat Demo, 84 Bidan Lapor ke Dinkes, Tentang Apa?

Espos/Tri Rahayu BERKUMPUL—Seratusan bidan yang berstatus pegawai tidak tetap (PTT) se-Kabupaten Sragen berkumpul di halaman Dinas Kesehatan (Dinkes) Sragen untuk menuntut pencairan honor bulan April yang belum dibayarkan, Kamis (16/6/2011).

Pegawai tidak tetap, bidan dari berbagai daerah berkumpul di Istana Negara.

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Bidan dengan status Pegawai Tidak Tetap (PTT) memperjuangkan nasib. Di Gunungkidul, sekitar 84 bidan berangkat ke Jakarta untuk bergabung dengan rekan lain di Jakarta. Para bidan ini berangkat dari Bundaran Siyono, Playen, Selasa (3/5/2016) dengan menggunakan dua bus pariwisata.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Gunungkidul Agus Prihastoro membenarkan adanya bidan PTT yang berangkat ke Jakarta. Pasalnya sebelum berangkat ada beberapa perwakilan bidang yang datang melapor ke dinas.

Hanya saja, untuk maksud dan tujuan Agus mengaku tidak tahu menahu. Pasalnya secara institusi dinas hanya mengurusi izin untuk tidak masuk kerja. Untuk pengurusannya pun tidak langsung ke dinas, melainkan melalui Unit Pelaksana Teknis di masing-masing kecamatan.

“Kalau untuk urusan demo, kami tidak tahu karena hal itu bukan urusan dinas, karena pelaporan aksi harus mendapatkan izin dari polisi,” kata Agus.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Mediani Dyah Natalia
Mediani Dyah Natalia Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online