GELOMBANG TINGGI PANTAI SELATAN : Mulai Normal Tapi Ombak Besar Masih Dapat Terjadi

David Kurniawan
David Kurniawan Jum'at, 27 Mei 2016 06:55 WIB
GELOMBANG TINGGI PANTAI SELATAN : Mulai Normal Tapi Ombak Besar Masih Dapat Terjadi

Gelombang tinggi tampak bergulung-gulung di Pantai Baron, Kemadang, Tanjungsari, Minggu (24/8/2014). (JIBI/Harian Jogja/Kusnul Isti Qomah)

Gelombang tinggi Pantai Selatan mulai berkurang

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL - Nelayan Pantai Selatan Gunungkidul mulai memperbaiki kapal yang rusak akibat terjangan gelombang tinggi pada Selasa (24/5/2016).

Koordinator SAR Satlinmas Wilayah II Gunungkidul Marjono menyampaikan gelombang laut sudah normal karena ombaknya sudah biasa. Kendati demikian, nelayan atau pun wisatawan harus tetap waspada karena keadaan di laut cepat sekali berubah.

"Kalau tidak hati-hati nyawa jadi taruhannya," ujar Marjono, Kamis (26/5/2016)

Dia mengatakan, berdasarkan prediksi dari BMKG mengatakan potensi gelombang tinggi masih mungkin terjadi. Pasalnya diprediksi di akhir bulan ini berpotensi gelombang tinggi.

"Kami minta tetap hati-hati, apalagi ketinggiannya mungkin bisa lebih besar," ujarnya.

Dia menambahkan, untuk saat ini nelayan sudah mulai beraktivitas normal. Namun kebanyakan masih didominasi untuk perbaikan sejumlah kerusakan seperti perbaikan kapal, dan juga peralatan tangkap ikan yang dimiliki.

"Semua sudah terkendali dan kerusakannya tidak sampai merusak fasilitas umum di kawasan wisata," ungkapnya.

Koordinator SAR Satlinmas Wilayah I Gunungkidul Sunu Handoko menyampaikan gelombang tinggi Pantai Selatan juga merusak lapak dagangan atau gazebo yang ada di kawasan pantai. Namun secara keseluruhan, gelombang itu tidak sampai merusak fasilitas umum yang vital.

Dia mengakui di Pantai Sadeng ada sebuah kapal ukuran besar yang tenggelam. Namun kejadian itu tidak hanya disebabkan gelombang. Pasalnya saat kejadian kapal itu sedang dalam proses perbaikan karena ada beberapa bagian yang mengalami kebocoran.

"Saya kira penyebab utamanya bukan karena gelombang, sebab kondisi kapal sudah keadaan rusak dan dalam proses peerbaikan," ungkapnya.

Secara keseluruhan dia menilai kondisi laut selatan sudah kondusif. Namun nelayan diminta tetap waspada karena potensi gelombang pasang masing mungkin terjadi.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Mediani Dyah Natalia
Mediani Dyah Natalia Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online