Dewan Soroti Ketimpangan Pembangunan Antarkapanewon di Gunungkidul
DPRD Gunungkidul mendorong RTRW baru untuk memangkas ketimpangan pembangunan antarkapanewon, termasuk akses jalan, air bersih, listrik, dan investasi.
Gelombang tinggi tampak bergulung-gulung di Pantai Baron, Kemadang, Tanjungsari, Minggu (24/8/2014). (JIBI/Harian Jogja/Kusnul Isti Qomah)
Gelombang tinggi Pantai Selatan mulai berkurang
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL - Nelayan Pantai Selatan Gunungkidul mulai memperbaiki kapal yang rusak akibat terjangan gelombang tinggi pada Selasa (24/5/2016).
Koordinator SAR Satlinmas Wilayah II Gunungkidul Marjono menyampaikan gelombang laut sudah normal karena ombaknya sudah biasa. Kendati demikian, nelayan atau pun wisatawan harus tetap waspada karena keadaan di laut cepat sekali berubah.
"Kalau tidak hati-hati nyawa jadi taruhannya," ujar Marjono, Kamis (26/5/2016)
Dia mengatakan, berdasarkan prediksi dari BMKG mengatakan potensi gelombang tinggi masih mungkin terjadi. Pasalnya diprediksi di akhir bulan ini berpotensi gelombang tinggi.
"Kami minta tetap hati-hati, apalagi ketinggiannya mungkin bisa lebih besar," ujarnya.
Dia menambahkan, untuk saat ini nelayan sudah mulai beraktivitas normal. Namun kebanyakan masih didominasi untuk perbaikan sejumlah kerusakan seperti perbaikan kapal, dan juga peralatan tangkap ikan yang dimiliki.
"Semua sudah terkendali dan kerusakannya tidak sampai merusak fasilitas umum di kawasan wisata," ungkapnya.
Koordinator SAR Satlinmas Wilayah I Gunungkidul Sunu Handoko menyampaikan gelombang tinggi Pantai Selatan juga merusak lapak dagangan atau gazebo yang ada di kawasan pantai. Namun secara keseluruhan, gelombang itu tidak sampai merusak fasilitas umum yang vital.
Dia mengakui di Pantai Sadeng ada sebuah kapal ukuran besar yang tenggelam. Namun kejadian itu tidak hanya disebabkan gelombang. Pasalnya saat kejadian kapal itu sedang dalam proses perbaikan karena ada beberapa bagian yang mengalami kebocoran.
"Saya kira penyebab utamanya bukan karena gelombang, sebab kondisi kapal sudah keadaan rusak dan dalam proses peerbaikan," ungkapnya.
Secara keseluruhan dia menilai kondisi laut selatan sudah kondusif. Namun nelayan diminta tetap waspada karena potensi gelombang pasang masing mungkin terjadi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPRD Gunungkidul mendorong RTRW baru untuk memangkas ketimpangan pembangunan antarkapanewon, termasuk akses jalan, air bersih, listrik, dan investasi.
Kepala BKN Zudan Arif Fakrulloh menegaskan tiga hal yang harus ditingkatkan ASN Sleman, mulai produktivitas hingga standar pelayanan.
Gol debut Melvyn Lorenzen ke gawang Bali United mendongkrak kepercayaan diri jelang laga kandang PSS kontra Madura United.
DPRD Bantul mengawal target perbaikan 600 km jalan hingga 2030 di tengah tren penurunan anggaran sektor pekerjaan umum.
IRGC menyebut teknologi canggih AS tak bisa menghindari sistem pengawasan Iran di Selat Hormuz setelah drone bawah laut AS disita.
BPS menegaskan masyarakat yang terdaftar DTSEN tidak otomatis menerima bantuan karena penerima ditentukan berdasarkan kriteria program.