Jalur Trans Jogja Terbaru, Cek Tarifnya di Sini
Trans Jogja mencakup berbagai jalur utama yang menghubungkan titik-titik penting seperti kawasan wisata, pusat pendidikan, hingga layanan kesehatan.
Petugas Dishubkominfo Kota Solo membagikan peta jalur mudik Lebaran 2015 kepada pengendara yang melintas di kawasan Bundaran Gladak, Solo, Jawa Tengah, Selasa (14/7/2015). Pembagian peta jalur mudik tersebut untuk memandu penggunaan jalur utama dan alternatif bagi pemudik yang menggunakan kendaran bermotor pada musim mudik Lebaran 2015. (Ivanovich Aldino/JIBI/Solopos)
Info mudik 2016, Sleman mempersiapkan diri menyambut pemudik.
Harianjogja.com, SLEMAN -- Info mudik 2016 berikut mengenai jalur alternatif di Sleman.
Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Permukiman (DPUP) Sleman Mirza Anfanzury menyatakan Sleman sendiri memiliki tiga pintu utama yang bisa dilalui pemudik. Ketiga jalur utama itu berada di sisi Barat, Timur, dan Utara. Dari Barat melalui Jalan Wates, Gamping. Untuk Timur melalui Jalan Jogja–Solo Prambanan, dan Utara melewati Jalan Magelang, Tempel.
Selain jalur utama, ada beberapa jalur alternatif yang bisa dilalui pemudik. Bila arus lalin dari Muntilan atau Magelang ke Jogja meningkat hingga terjadi kemacetan pihaknya akan mengalihkan kendaraan pemudik. Ada dua alternatif yang bisa digunakan. Pemudik bisa dialihkan melalui jalur ke Tempel, Moyudan, jalan Wates untuk rute ke Barat (Purworejo). Atau melalui jalur Tempel, Turi, Pakem, Cangkringan untuk rute ke Timur (Solo).
Sementara jalur alternatif yang dapat digunakan pemudik dari arah Solo bisa melewati jalur rute Cangkringan, Pakem, Turi, Tempel. Kendaraan pemudik juga akan dipecah jika terjadi kemacetan melewati jalan Piyungan dan jalan Wonosari untuk mencapai jalan Wates.
"Kami akan lakukan pengendalian, pengawasan dan pengaturan lalin di daerah rawan kemacetan," terang Kepala Seksi Angkutan dan Terminal Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Sleman Marjanto, Senin (27/6/2016)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Trans Jogja mencakup berbagai jalur utama yang menghubungkan titik-titik penting seperti kawasan wisata, pusat pendidikan, hingga layanan kesehatan.
Hasto Wardoyo meminta sekolah tidak menjadikan seragam sebagai beban orang tua dan memberi toleransi bagi siswa yang belum mampu membeli seragam.
Jelang Muktamar NU ke-35, Majlis Musyawarah Taswirul Afkar membahas arah NU 100 tahun ke depan dan penguatan kemandirian jamiyah.
Polsek Semin mengingatkan bahaya pembakaran lahan saat musim kemarau karena dapat memicu kebakaran dan mengganggu habitat monyet di Gunungkidul.
Libur sekolah membawa lebih dari 200 ribu wisatawan ke Bantul. PAD dari retribusi wisata mencapai Rp2,76 miliar dan okupansi hotel naik menjadi 70 persen.
Hasto Wardoyo meminta MPLS di Kota Jogja menjadi ruang menghilangkan kecemasan siswa baru, bukan ajang bullying maupun perpeloncoan.