KA Bandara YIA Catat 1,9 Juta Pergerakan, Ini Perubahan Setelah Dikelola KAI Commuter
KA Bandara YIA mencatat 1,9 juta pergerakan penumpang hingga 16 September 2026. Kini dikelola KAI Commuter, tarif dan jadwal tetap.
-Antara/Andri SaputraSejumlah siswa baru mengikuti tur keliling lingkungan sekolah pada hari pertama Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tahun ajaran 2026/2027 di SD Negeri 1 Kota Ternate, Maluku Utara, Senin (13/7/2026).
Harianjogja.com, JOGJA—Wali Kota Jogja, Hasto Wardoyo, meminta pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di seluruh sekolah berlangsung ramah dan mampu membantu siswa baru menghilangkan rasa cemas saat memasuki lingkungan pendidikan yang baru. Menurutnya, keberhasilan MPLS tidak diukur dari kerasnya orientasi, melainkan dari kemampuan sekolah membuat peserta didik merasa aman dan percaya diri.
Pesan tersebut disampaikan Hasto pada hari pertama MPLS Tahun Ajaran 2026/2027, Senin (13/7/2026). Ia menilai setiap siswa membawa harapan sekaligus kekhawatiran yang berbeda sehingga sekolah perlu memahami kondisi tersebut sejak awal agar pendampingan yang diberikan sesuai kebutuhan masing-masing peserta didik.
Hasto mengatakan guru maupun panitia MPLS perlu menggali berbagai hal yang menjadi harapan serta kecemasan siswa baru, bukan justru menjadikan kegiatan orientasi sebagai ajang perpeloncoan atau perundungan."Kalau menurut saya, selama MPLS anak-anak itu harus didiagnosis. Yang ditakutkan apa, yang dicemaskan apa, dan yang diharapkan apa. Jadi bukan membully, tetapi menggali harapan dan kekhawatiran mereka," kata Hasto, Senin..
Menurutnya, fungsi utama MPLS adalah menjadi sarana ice breaking agar siswa baru lebih mudah beradaptasi dengan lingkungan sekolah, mengenal guru, teman, maupun budaya belajar yang akan dijalani selama menempuh pendidikan.
Hasto mengusulkan setiap siswa diminta menuliskan harapan dan kekhawatirannya selama lima hari pelaksanaan MPLS. Pada akhir kegiatan, guru dapat mengevaluasi kembali apakah sebagian besar kekhawatiran tersebut telah berhasil diatasi melalui berbagai aktivitas pengenalan sekolah. "Kalau 80 persen sampai 90 persen kekhawatiran mereka sudah hilang, berarti MPLS itu sukses. Tujuannya memang untuk menghancurkan kekhawatiran dan menumbuhkan harapan," ujarnya.
Selain menyoroti pelaksanaan MPLS, Hasto juga mengingatkan penambahan rombongan belajar (rombel) di sejumlah SMP negeri harus diikuti dengan penguatan kualitas layanan pendidikan. Menurutnya, bertambahnya jumlah kelas tidak boleh mengurangi mutu pembelajaran yang diterima siswa.
Ia mengatakan kebutuhan guru, ruang kelas, dan sarana pendukung harus disiapkan seiring bertambahnya kapasitas sekolah agar proses belajar mengajar tetap berjalan optimal.
"Rombel ditambah, guru juga harus disiapkan, kalau kurang ya ditambah. Ruangan juga harus ditambah. Yang paling penting jangan sampai setelah rombel bertambah kualitas sekolah justru menurun," katanya.
Menurut Hasto, penambahan rombongan belajar dilakukan sebagai respons atas tingginya minat masyarakat terhadap SMP negeri di Kota Jogja. Namun, peningkatan daya tampung tersebut harus berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas layanan pendidikan sehingga siswa tetap memperoleh proses pembelajaran yang optimal sejak hari pertama masuk sekolah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
KA Bandara YIA mencatat 1,9 juta pergerakan penumpang hingga 16 September 2026. Kini dikelola KAI Commuter, tarif dan jadwal tetap.
IHSG berpeluang menguat pada Senin, 12 Oktober 2026. Simak level support-resistance serta rekomendasi saham EMAS, KLBF, PACK, dan DOOH dari BRIDS.
Bisalunas merangkum enam bentuk pelanggaran penagihan pinjol, mulai dari spam chat kasar, penyalahgunaan data pribadi, intimidasi keluarga, hingga order ojol
AKBP Rosana Albertina Labobar resmi memimpin Polres Gunungkidul dan memperkenalkan konsep Ngopeni untuk memperkuat pelayanan serta sinergi dengan masyarakat.
Indonesia menguji cairan bantuan Brasil untuk memadamkan karhutla di Sumatera Selatan dan Kalimantan melalui penyemprotan udara dan pemadaman manual.
Pemerintah menyiapkan tiga pabrik tepung telur dan tepung daging dengan investasi awal Rp200 miliar per pabrik untuk menekan impor dan memperkuat peternakan.