Guru Besar PTMA Soroti Korupsi dan Etika Pemerintahan
Guru besar PTMA merumuskan lima rekomendasi kebangsaan, mulai dari etika pemerintahan, pengelolaan kekayaan alam, hingga pembangunan SDM.
Kekerasan Sleman terjadi beberapa waktu lalu, tujuh pelakunya berhasil terungkap
Harianjogja.com, SLEMAN - Petugas Reskrim Polsek Mlati Sleman menangkap tujuh pelaku tawuran yang terlibat pengeroyokan dengan dua korban luka bacok. Kawanan pemuda itu ditangkap di rumah masing-masing pada akhir pekan lalu setelah dua pekan pasca kejadian.
Sebelumnya, dua pengguna jalan menjadi korban pengeroyokan akibat salah sasaran, yaitu Rama Samudra, 28, warga Kutu Asem RT03/RW17 Sinduadi, Mlati menderita luka memar dipelipis kiri dan sabetan senjata tajam di punggung sisi kanan.
Serta Reno Rahman, 20, warga Blunyahgede, Sinduadi, Mlati, Sleman yang mengalami luka bacok di pundak kanan dan punggung. Peristiwa itu terjadi pada Senin (21/6/2016) dinihari di depan gapura Dusun Kutu Dukuh, Sinduadi, Mlati, Sleman.
Ketujuh pelaku yang ditangkap antara lain berinisial, BS, 25, FA, 21, HN, 19, NY, 20, TW, 24, RW, 42, dan FS, 22, mereka sebagian besar berasal dari luar Sleman, bahkan ada yang tercatat sebagai warga Muntilan, Magelang.
Kapolsek Mlati AKP Suprihantoro menegaskan, para tersangka ditangkap di rumah masing-masing. Tersangka berinisial TW menyerahkan diri ke kantor polisi setelah melihat teman-temannya ditangkap.
"Namun ada juga yang ditangkap di tempat kerja. Barang bukti yang kami amankan berupa senjata tajam jenis parang yang disita dari BS. Kebetulan BS ibi penjaga sekolah. Selain itu, kami juga mengamankan sekarung batu yang dipakai tawuran," terangnya saat dihubungi, Senin (11/7/2016).
Ketujuh tersangka kini ditahan di Mapolsek Mlati dijerat dengan Pasal 170 KUHP atas tindakan penganiayaan yang dilakukan terhadap korban.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Guru besar PTMA merumuskan lima rekomendasi kebangsaan, mulai dari etika pemerintahan, pengelolaan kekayaan alam, hingga pembangunan SDM.
Angkatan kerja penduduk asli Kota Jogja diprediksi menurun pada 2030–2040. Lulusan berpendidikan tinggi cenderung mencari kerja di luar daerah.
Menperin Muhammad Sarmuji menilai kewajiban sertifikasi halal 2026 menjadi peluang meningkatkan kualitas produk dan daya saing industri nasional.
DPMPTSP Sleman menggelar Forum Konsultasi Publik untuk menyempurnakan standar pelayanan inklusif bagi penyandang disabilitas dan kelompok rentan.
Penanganan stunting perlu melibatkan berbagai sektor, mulai dari kesehatan, kemiskinan, pola asuh, hingga lingkungan. DPAD DIY dan DPRD DIY mendorong peningkata
Kemenhub menegaskan Zero ODOL berlaku 1 Januari 2027 tanpa toleransi. Sistem WIM, Ferizy, dan ETLE HUB disiapkan untuk menertibkan truk.