Dewan Soroti Ketimpangan Pembangunan Antarkapanewon di Gunungkidul
DPRD Gunungkidul mendorong RTRW baru untuk memangkas ketimpangan pembangunan antarkapanewon, termasuk akses jalan, air bersih, listrik, dan investasi.
Gelombang tinggi di Pantai Drini saat Rabu (8/6/2016) malam. (JIBI/Harian Jogja/dok. SAR Satlinmas Istimewa Wilayah II Gunungkidul)
Gelombang tinggi Pantai Selatan mungkin terjadi pada minggu ini.
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL -- Gelombang tinggi kembali mengancam wilayah Pantai Selatan. Pengunjung atau nelayan diminta waspada terhadap potensi ancaman tersebut.
Koordinator Pos Klimatologi BMKG DIY, Joko Budiono mengatakan, munculnya potensi gelombang tinggi tidak lepas adanya peningkatan kecepatan angin di laut selatan. Diperkirakan kecepatan angin mencapai 10-25 knot.
“Kecepatan itu melebihi kecepatan normal, sehingga bisa memicu potensi gelombang tinggi,” ungkap Joko.
Dia menambahkan, pihaknya telah memberikan peringatan terhadap adanya potensi gelombang tinggi. Namun ancaman itu, bukan menjadi satu-satunya karena diperkirakan kondisi cuaca akan ikut terpegaruh sehingga bisa menimbulkan potensi hujan lebat di akhir pekan nanti.
Sementara itu, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul, Budhi Harjo mengaku telah mendapatkan peringatan terkait dengan adanya ancaman potensi gelombang tinggi. Untuk itu, pihaknya mengimbau kepada masyarakat agar lebih waspada, terutama bagi wisatawan yang sedang menikmati libur.
"Kami sudah berkoordinasi dengan anggota SAR. Namun harapannya seluruh nelayan atau pengunjung ikut tetap waspada,” ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPRD Gunungkidul mendorong RTRW baru untuk memangkas ketimpangan pembangunan antarkapanewon, termasuk akses jalan, air bersih, listrik, dan investasi.
Xiaomi konfirmasi REDMI Note 17 Series rilis 16 September 2026 di Indonesia. Hadir 4 model dengan baterai 10.000 mAh dan sertifikasi TÜV SÜD.
T.O.P membatalkan fan meeting Jakarta H-9. Agensi menyebut kondisi setempat, sementara kaitannya dengan erupsi Anak Krakatau belum dikonfirmasi.
Mau beli HP lipat? Jangan hanya melihat RAM dan kamera. Chipset ikut menentukan multitasking, kamera, gaming, AI, dan efisiensi.
Tidar DIY memperkuat kaderisasi anak muda melalui Tunas 3 dan Musda untuk menyiapkan calon pemimpin serta menjaga persatuan di Jogja.
Menurut Damar, bekerja merupakan tanggung jawab orangtua, tetapi pengasuhan membutuhkan kehadiran. Sekolah dan teknologi, kata dia, tidak dapat menggantikan ras