Kemarau Panjang Belum Picu Gagal Panen di Gunungkidul, Harga Beras Justru Naik
Gunungkidul belum menerima laporan gagal panen padi akibat kemarau panjang. Namun, harga beras medium dan premium di pasar dilaporkan melampaui HET.
Iduladha 2016 di Gunungkidul petugas disebar untuk memantau hewan kurban
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL - Dinas Peternakan terus melakukan pengawasan terhadap lalu lintas ternak yang keluar masuk di Gunungkidul. Pemantauan dilakukan untuk memastikan hewan yang akan digunakan untuk kurban layak konsumsi dan tidak mengidap penyakit.
Kepala Dinas Peternakan Gunungkidul Krisna Berlian mengatakan, untuk pengawasan akan dibuka posko pemantauan hewan kurban. Selain itu, ada 143 petugas yang diterjunkan untuk melakukan pengawasan terhadap lokasi-lokasi strategi seperti pasar hewan hingga wilayah perbatasan.
“Tim ini disebar untuk memastikan hewan kurban sehat dan tidak mengidap penyakit sehingga layak dikonsumsi,” kata Krisna kepada wartawan, Kamis (25/8/2016).
Dia menjelaskan, untuk sampai saat ini belum ditemukan penyakit yang berbahaya pada hewan kurban. Namun demikian, masyarakat diharapkan tetap waspada. Kewaspadaan ini bisa dilakukan dengan mengenali ciri-ciri hewan saat akan membeli untuk berkurban.
Ciri-ciri hewan yang sehat bisa dilihat dari bentuk tubuhnya, mulai bentuknya tegap, tidak pincang dan memiliki bulu-bulu halus serta tidak kumal.
“Ini baru sebatas pandangan dari jarak jauh. Untuk memastikan juga harus melakukan pengamatan dari jarak dekat,” katanya.
Dia menjelaskan, pengamatan jarak dekat ini untuk memastikan hewan yang akan dikurbankan tidak mengalami kebutaan atau hanya memiliki skortum (buah zakar) tunggal. Dalam syariat islam, hewan-hewan yang memiliki cacat fisik tidak boleh digunakan untuk kurban.
“Untuk mengetahui skortumnya tunggal atau tidak harus dilakukan dengan memegang langsung. Sedang untuk mengecek kebutaan, calon pembeli bisa mengetahuinya dengan menggerakan tangan di depan mata hewan, jika bereaksi maka dipastikan tidak buta,” imbuhnya.
Sekretaris Dinas Peternakan Gunungkidul, Udi Marnoto menambahkan pihaknya sudah melakukan berbagai upaya pencegahan untuk menimimalisir hewan kurban bermasalah, terutama yang terjangkit cacing hati.
Berbagai cara tersebut, salah satunya melakukan pemantauan ke kawasan perbatasan yang dekat dengan wilayah Pacitan. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi penyebaran anthrax yang ditemukan di wilayah tersebut agar tidak masuk ke Gunungkidul.
“Kita akan terus lakukan pengawasan, namun warga kami meminta agar warga juga ikut berhati-hati saat akan membeli hewan kurban,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gunungkidul belum menerima laporan gagal panen padi akibat kemarau panjang. Namun, harga beras medium dan premium di pasar dilaporkan melampaui HET.
Karhutla memicu pembatalan dua penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta akibat kabut asap. Calon penumpang diminta mengecek jadwal terbaru.
Koops Habema TNI menemukan senjata Caracal dan 17 butir amunisi di gua Maybrat. Satu senjata K3 Daewoo masih dalam pencarian.
KPK menemukan Rp934 juta dalam tong biru di rumah adik Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo. Total uang yang disita mencapai Rp1,2 miliar.
IHSG anjlok pada Jumat (16/10), Ade Jona Prasetyo dari HIPMI mengajak masyarakat tidak panik dan tetap optimistis terhadap ekonomi Indonesia.
Sebanyak 2.400 peserta akan mengikuti K-24 Healthy Run 2026 di GIK UGM, Jogja, pada Minggu (25/10/2026), dengan kategori lari 5K dan 2,4K.