Puncak Kemarau Agustus, Warga Gunungkidul Diminta Hemat Air
BPBD Gunungkidul meminta warga menghemat air saat puncak kemarau Agustus 2026. Sebanyak 184 tangki air bersih telah disalurkan ke wilayah terdampak kekeringan.
Ilustrasi (JIBI/Solopos/Antara)
Miras Gunungkidul merenggut nyawa
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL- Sebanyak dua warga tewas diduga karena menenggak minuman keras (miras) jenis oplosan.
Peristiwa ini terjadi di Dusun Sendangrejo Desa Tancep Ngawen Gunungkidul.
Korban tewas adalah Melani Setyani, 23, warga Bandung Jawa Barat serta Handoko, 46 warga Sendangrejo Tancep Ngawen.
Selain korban tewas, ada dua korban yang dirawat di rumah sakit yakni Yanto Paino, 55 warga Ngerangan Bayat Klaten dan Waniyo, 40 warga Bandung Jawa Barat.
Informasi yang dihimpun Harianjogja.com menyebutkan para keempat korban tersebut berpesta miras jenis ciu dan anggur merah di rumah Sutarmi, 60 di Desa Tancep, pada Sabtu (22/10/2016) pukul 14 WIB hingga 17.30 WIB.
Usai berpesta miras, para korban mengeluh badan panas dan mengalami muntah. Akhirnya mereka dilarikan ke RSKB Islam Cawas, Minggu (23/10/2016).
Hanya dirawat beberapa jam, korban Melani meninggal, pukul 12.00. Adapun Handoko meninggal malam harinya pukul 23.00 WIB. Korban Yamto masih dirawat di rumah sakit.
Kapolsek Ngawen AKP Tri Wibowo membenarkan kejadian tersebut. Saat ini, sejumlah barang bukti sudah diamankan berupa belasan botol bekas minuman.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BPBD Gunungkidul meminta warga menghemat air saat puncak kemarau Agustus 2026. Sebanyak 184 tangki air bersih telah disalurkan ke wilayah terdampak kekeringan.
Prediksi PSG vs Aston Villa di Piala Super Eropa 2026, lengkap dengan head to head, susunan pemain, dan peluang kedua tim.
Transformasi TelkomGroup Mulai Tunjukkan Hasil, InfraNexia Catat Kinerja Positif Perkuat Infrastruktur Digital Nasional
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meminta dugaan penistaan agama di festival musik Ancol diproses hukum.
Program beasiswa santri dan pengasuh pondok pesantren tahun 2026 yang digulirkan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, membuka peluang dan harapan
Produksi perikanan budi daya Gunungkidul mencapai 7.119 ton hingga Juni 2026. Lele mendominasi dengan produksi lebih dari 6.168 ton.