HUT ke-81 RI, IDM Resmikan Rumah Layak Huni di Sleman
IDM meresmikan rumah layak huni ke-56 untuk warga Sleman dalam HUT ke-81 RI. Program TJSL ini menyasar masyarakat sekitar destinasi wisata.
Tim Jibom Gegana Polda DIY sedang evakuasi benda mencurigakan. (Yudho Priambodo/JIBI/Harian Jogja)
Teror Sleman berupa benda mencurigakan yang diduga sebagai bom tak menghalangi pelayanan Kantor Kecamatan.
Harianjogja.com, SLEMAN -- Penemuan benda diduga bom di depan kantor Kecamatan Depok, Sleman, tidak mengganggu aktivitas layanan di kecamatan.
(Baca Juga : http://www.solopos.com/2016/11/24/teror-sleman-benda-mencurigakan-akhirnya-diledakkan-771396">TEROR SLEMAN : Benda Mencurigakan Akhirnya Diledakkan)
Camat Depok Budiharjo menjelaskan layanan publik di kecamatannya tetap dilakukan meskipun ditemukan benda yang diduga bom.
"Layanan tetap berjalan. Pegawai tetap melayani warga yang sudah ada di dalam kantor, ini baru saja benda itu diledakkan," kata Budiharjo kepada Harianjogja.com, Kamis (24/11/2016).
Hanya saja, kata Budi, sejak diberi police line pada akses masuk ke kantor kecamatan, warga yang akan masuk maupun keluar dari kecamatan tidak bisa dilakukan. Proses pengamanan di sekitar lokasi sekitar satu jam lebih.
"Saat ini kondisi sudah lancar kembali," tuturnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
IDM meresmikan rumah layak huni ke-56 untuk warga Sleman dalam HUT ke-81 RI. Program TJSL ini menyasar masyarakat sekitar destinasi wisata.
Wapres Gibran mendorong inovasi mahasiswa ITB terus dikembangkan agar berdampak lebih luas dan terhubung dengan kebutuhan industri.
Pakar Vulkanologi UGM Prof. Agung Harijoko menjelaskan enam gunung api aktif bersamaan merupakan fenomena alami dalam proses geologi.
Malone Lam, pemuda Singapura 22 tahun, mengaku bersalah dalam kasus pencurian kripto US$245 juta dan menjalani gaya hidup mewah.
BMKG memantau sebaran abu vulkanik dari lima gunung api pada 10 September 2026. Simak wilayah yang terdampak dan imbauannya.
Dinkes Bantul menduga jalur makanan matang dan mentah di SPPG Patalan 2 memicu kontaminasi bakteri dalam kasus keracunan MBG.