Kelok 23 Gunungkidul Dilengkapi Rest Area dan 3 Gardu Pandang
Kelok 23 di perbatasan Gunungkidul-Bantul segera dibuka. Selain gardu pandang, kawasan ini akan dilengkapi rest area dan gerai UMKM.
Kegiatan terjung payung yang diselenggarakan TNI AU Paskhas Adi Sutjipto di Lanud Gading, Playen beberapa waktu lalu. seiring dengan perkembangan sektor pariwisata, Pemkab Gunungkidul ingin memanfaatkan lanud untuk melayani penerbangan perintis. (David Kurniawan/JIBI/Harian Jogja)
Lanud Gading, pembahasan dengan Menhub segera dilakukan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Pemerintah Kabupaten Gunungkidul benar-benar serius memanfaatkan Landasan Udara (Lanud) Gading, Desa Gading, Kecamatan Playen untuk penerbangan perintis. Dalam waktu dekat ini, Bupati Gunungkidul Badingah akan melakukan pertemuan dengan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi guna membahas kelanjutan rencana tersebut.
Baca Juga : http://www.solopos.com/2016/12/05/lanud-gading-harapan-besar-di-gunungkidul-774147">Lanud Gading, Harapan Besar di Gunungkidul
Pejabat Sekretaris Daerah Gunungkidul Supartono mengakui pihaknya sangat antusias dengan wacana pembukaan Lanud Gading untuk penerbangan perintis. Meski telah mulai melakukan persiapan di tingkat internal, pemkab masih menunggu keputusan pasti terkait dengan pemanfaatan itu.
Namun demikian, kata Supartono, pihaknya siap melakukan lobi dengan beberapa maskapai untuk mau membuka penerbangan ke Gunungkidul.
“Namun kesiapan dalam lobi ini sangat tergantung dengan disetujuinya program dari pusat,” kata Supartono, Rabu (28/12/2016).
Ditambahkannya, untuk mendukung rencana ini, pemkab siap melakukan perluasan dan perbaikan akses infrastruktur menuju ke lokasi bandara.
“Pada prinsipnya kami siap karena program ini banyak manfaatnya. Selain untuk mendukung kepariwisataan, keberadaan bandara juga bisa mendukung pengiriman hasil laut dari Gunungkidul ke luar daerah,” ungkapnya.
Rencana pemanfaatan Lanud Gadeng untuk melayani penerbangan umum sudah mulai dilakukan sejak beberapa bulan lalu. Bentuk nyata dari keinginan pemkab itu diwujudkan berkirim surat ke Pemerintah DIY tentang upaya pemanfaatan. Namun oleh Gubernur DIY Sri Sultan HB X, surat itu ditanggapi bahwa keputusan pemanfaatan masih harus menunggu kejelasan masalah aset. Sebab di lokasi tersebut masih ada tiga kepemilikan, yakni Kemenhub, Pemerintah DIY dan TNI AU.
“Intinya kita disuruh menunggu dulu,” kata Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Gunungkidul Syarief Armunanto, beberapa waktu lalu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kelok 23 di perbatasan Gunungkidul-Bantul segera dibuka. Selain gardu pandang, kawasan ini akan dilengkapi rest area dan gerai UMKM.
Jadwal Commuter Line Prameks Yogyakarta-Kutoarjo Selasa 8 September 2026. 5 perjalanan dari Jogja dan 5 dari Kutoarjo. Cek jadwal lengkap di sini.
Jadwal KRL Jogja-Solo Selasa 8 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Cek jadwal lengkap Yogyakarta-Palur dan tarif KRL Rp8.000.
Jadwal KRL Solo-Jogja Selasa 8 September 2026 lengkap 12 perjalanan dari Palur. Cek waktu kedatangan di 12 stasiun, aturan pembayaran, dan info perubahan jadwal
Pemerintah Kalurahan (Pemkal) Bendung, Semin berencana memeperluas kawasan Lumbung Mataraman dari semula 1,2 hektare menjadi 2,2 hektare untuk menyasar MBG.
Janice Tjen mengaku bersyukur kembali tampil di US Open 2026 meski langkahnya di nomor ganda putri terhenti usai kalah dari Aldila Sutjiadi.