Dana Terbatas, Perbaikan Jalan Kawasan Industri Semin Tahun Ini Hanya 230 Meter
Perbaikan jalan rusak di KPI Candirejo, Semin, Gunungkidul, tahun ini hanya 230 meter dengan anggaran Rp974,6 juta.
Ilustrasi bayi (Dok/JIBI)
Bayi dibuang terjadi di Gunungkidul
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Warga Dusun Glagah, Kemiri, Tanjungsari digegerkan penemuan bayi berumur tiga hari yang diletakkan di depan seorang bidan bernama Endang Pamungkasih, Rabu (10/1/2017) pukul 22.30 WIB. Petugas polsek Tanjungsari pun terus melakukan penyelidikan untuk mencari pelaku pembuang bayi.
Informasi yang dihimpun Harian Jogja, Rabu (11/1/2017), bayi perempuan dengan bobot 2,75 kilogram ini ditemukan oleh Suryanto yang ingin memeriksakan anaknya. Namun saat baru turun dari kendaraan, ia dibuat kaget karena mendengar suara tangisan.
Seketika itu, Suryanto pun mencari asal suara dan menemukan sumber suara yang ternyata seorang bayi tergeletak di depan pintu masuk rumah milik Bidan Endang Pamungkasih.
Kabar penemuan bayi ini pun langsung tersiar ke masyarakat secara luas dan berbondong-bondong ke lokasi penemuan. Guna mencari pelaku yang tega membuang, warga pun melaporkan kejadian ini ke Polsek Tanjungsari yang lokasinya hanya berjarak 500 meter dari lokasi penemuan.
Bidan Edang Pamungkasih saat dikonfirmasi kemarin, membenarkan adanya penemuan bayi yang diletakan di depan pintu masuk rumahnya.
Untuk waktu penemuan, ia mengaku kurang tahu persis karena saat kejadian tidak berada di rumah. “Bayi itu ditemukan oleh warga yang ingin periksa,” katanya.
Menurut dia, dari kondisi fisik banyi mungil ini dalam kondisi sehat dan diperkirakan masih berusia tiga hari. Untuk mengungkap siapa pelaku pembuangan diserahkan sepenuhnya ke pihak kepolisian. Namun untuk sementara bayi malang itu ia rawat dan rencananya akan diserahkan ke saudara untuk di rawat.
“Kita tunggu proses penyelidikan dari polisi. Tapi untuk saat ini [kemarin], sudah banyak yang menanyakan untuk mengadopsi bayi itu,” tutur Endang.
Terpisah, Kapolsek Tanjungsari AKP Basuki Triyono mengungkapkan pihaknya terus melakukan penyelidikan untuk menemukan pelaku pembuang bayi. Dari olah tempat kejadian perkara (TKP), diketemukan fakta bahwa motif pembuangan ada unsur kesengajaan. Terlebih lagi, pelaku sudah memperhitungan di mana lokasi yang jadi tempat pembuangan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Perbaikan jalan rusak di KPI Candirejo, Semin, Gunungkidul, tahun ini hanya 230 meter dengan anggaran Rp974,6 juta.
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 25 Oktober 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak waktu berangkat, rute, stasiun, dan tarif Rp8.000.
Jadwal KRL Solo-Jogja Minggu 25 Oktober 2026 tersedia 12 perjalanan. Simak jadwal Palur, Klaten, Lempuyangan hingga Jogja.
Juan Martínez Munuera ditunjuk memimpin El Clasico Barcelona vs Real Madrid. Simak rekam jejak, kontroversi, dan catatan kedua tim.
Kongo memulai uji klinis TUMAINI untuk menguji kandidat vaksin Ebola Bundibugyo. WHO mencatat 9.552 kasus terkonfirmasi per 21 Oktober 2026.
Veda Ega Pratama meraih pole position Moto3 Australia 2026 dengan waktu 1 menit 35,299 detik. Ia mengaku senang dan siap menghadapi balapan.