HUT Kota Jogja ke-270, Maswil Rilis Lagu Kamu itu Jogja Istimewa, Begini Liriknya
HUT Kota Jogja ke-270, Maswil merilis lagu Kamu itu Jogja Istimewa sekaligus mengajak berbagi dan bernyanyi bersama anak-anak di panti.
Ilustrasi Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). (JIBI/Solopos/Antara)
UNBK 2017 akan digelar di seluruh SMP di Sleman
Harianjogja.com, SLEMAN- Seluruh SMP dan MTs di Sleman menggelar ujian nasional berbasis komouter (UNBK). Meski begitu, tidak seluruhnya sekolah melaksanakan UNBK secara mandiri.
Menurut Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Sleman Arif Haryono sebagian sekolah belum bisa melaksanakan UNBK secara mandiri sehingga pelaksanaannya masih menumpang di sekolah lain. Hal itu dikarenakan fasilitas pelaksanaan UNBK di sekolah tersebut belum memadai.
"Jadi, hanya ada 82 sekolah yang bisa menggelar UNBK sendiri. Untuk lainnya tetap melaksanakan hanya menumpang di sekolah yang fasilitasnya memadai. Jumlahnya 53 sekolah," kata Arif, Sabtu (28/1/2017).
Menurutnya, sekolah yang mampu melaksanakan UNBK mandiri adalah sekolah di mana dari segi fasilitas sangat memadai. Mulai ketersediaan komputer, server, jaringan internet, dan listrik. Sementara untuk genset, menurut Arif, sebagian sekolah sudah memiliki dan sebagian yang lain masih menyewa.
Sekolah yang mampu secara mandiri menggelar UNBK sudah menyatakan siap baik dari segi dari segi sarana maupun prasarananya.
"Bagi 53 sekolah yang menumpang, fasilitas di sekolahnya belum bisa memenuhi pelaksanaan UNBK. Mudah-mudahan tahun depan bisa melaksanakan UNBK secara mandiri," harapnya.
Pelaksanaan UNBK SMP/MTs sendiri menurut rencana akan digelar mulai 2 hingga 8 Mei depan. Adapun pelaksaaan UNBK susulan untuk SMP/MTs digelar mulai 22 hingga 23 Mei 2017.
Terpisah, Kepala Kantor Kemenag Sleman Zainal Abidin mengatakan, secara prinsip sekolah atau madrasah yang berada di wilayah Kemenag Sleman siap melaksanakan UNBK. Hanya saja, kata Zainal, untuk saat ini baru MTs 1 Sinduadi yang siap menyelenggarakan UNBK secara mandiri.
"Dari 10 MTs di Sleman, hanya satu MTs yang fasilitasnya memadai. Tetapi MTs lainnya siap melaksanakan UNBK," katanya.
Selain menggabungkan siswa ke sekolah yang memiliki sarana dan prasarana yang memadai, pihaknya juga akan menyiapkan beberapa kebijakan. Misalnya, untuk memenuhi ketersediaan sarana komputer sekolah bisa melakukan sistem sewa.
"Kalau dilakukan pengadaan, dananya kan mahal. Maka agar lebih efesien, sebaiknya menyewa komouter saja dulu, atau bergabung dengan sekolah lain yang lebih lengkap sarananya," kata Zaina.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
HUT Kota Jogja ke-270, Maswil merilis lagu Kamu itu Jogja Istimewa sekaligus mengajak berbagi dan bernyanyi bersama anak-anak di panti.
Prabowo mengakui pelaksanaan MBG masih memiliki banyak kekurangan. Sebanyak 353 orang dipecat dan BGN menguji CCTV berbasis AI.
Dino Patti Djalal membantah hoaks bertamu ke rumah Dubes Singapura bersama Saiful Mujani dan menilai kabar itu sebagai upaya menggiring opini.
Arema FC menang 4-0 atas Dewa United di Stadion Kanjuruhan. Careca mencetak dua gol, disusul Samuel Otusanya dan Juliam Guevara.
Anggota VI BPK Fathan Subchi meninggal dunia pada usia 56 tahun saat menjalankan tugas pemeriksaan di Moskow, Rusia, Minggu (25/10/2026).
Warga Cawan menghentikan penambangan pasir dan batu dengan alat berat di bantaran Sungai Progo karena mengancam konservasi dan wisata Mbudho Island