Jadwal SIM Kulonprogo Sabtu 24 Oktober 2026 di Depan Pemkab Malam Ini
Cek jadwal perpanjangan SIM Kulonprogo 24 Oktober 2026 di MPP, lengkap dengan jadwal Satpas 1450, SIMENOR, SIM Keliling, dan syaratnya.
JIBI/Harian Jogja/Desi Suryanto Perserta lomba Macapat melantunkan tembang-tembang macapat karya Sri Susuhunan Paku Buwono IV dalam Lomba Macapat antar Kecamatan se-Kota Yogyakarta di nDalem Yudaningratan, Jalan Ibu Ruswo, Yogyakarta, Minggu (07/06/2015). Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Yogyakarta memotori lomba tersebut sebagai ajang pembinaan seni macapat tidak hanya sebatas melantunkan tembang namun juga hingga gancaran atau penjelasan akan makna tembang.
Sayembara Macapat digelar oleh Pakualaman
Harianjogja.com, JOGJA - Kadipaten Pakualaman menggelar sejumlah kompetisi seni budaya dalam rangka memperingati Hadeging Kadipaten Pakualaman. Salahsatunya Sayembara Macapat yang dihelat sejak Jumat (3/1/2017) hingga Sabtu (4/1/2017).
Koordinator Sayembara Macapat Mas Lurah Citropanambang menjelaskan, Sayembara Macapat kembali digelar karena dinilai sebagai salahsatu seni tradisi lisan yang berkembang dan lestari di tengah masyarakat Jawa.
Selain itu, kata dia, seni macapat dapat dijadikan sebagai media bagi masyarakat dalam memahami nilai budaya Jawa dalam karya sastra Jawa. "Karya sastra Jawa mengandung piwulang luhur seperti ajaran agama, budi pekerti, cerita sejarah, tata kehidupan sampai pada dolan anak," terangnya dalam rilisnya, Jumat (3/2/2017).
Oleh sebab itu Sayembara Macapat diharapkan dapat mengenalkan khasanah seni budaya Jawa dengan makna luhur di tengah gejolak degradasi moral para penerus bangsa. Mengingat, Macapat juga dapat dijadikan sebagai sarana untuk membentuk karakter dan moral kepribadian masyarakat.
Sayembara Macapat itu terbagi dalam empat kategori yaitu Kategori Pelajar Putra dan Putri, terdiri dari siswa SD hingga SMP. Serta kategori umum putra dan putri, dengan ketentuan dari usia pelajar SMA hingga tak terbatas usia. Adapun jumlah total peserta dari seluruh kategori sebanyak 185 orang.
"Dalam kesempatan ini, Kadipaten Pakualaman juga berupaya memperkenalkan karya sastra khas Pakualaman yang telah ditanamkan oleh KGPAA Paku Alam I dan dituliskan dalam manuskrip oleh KGPAA Paku Alam II hingga V yang dikenal dengan Ajaran Sestradi," imbuhnya.
Ia menambahkan, pelaksanaan sayembara telah dimulai pada Jumat (3/1/2017) bertempat di Kagungan Dalem Tratag Bangsal Sewatama, Kompleks Pura Pakualaman. Dilanjutkan pada Sabtu (4/1/2017) hari ini untuk kategori pelajar bertempat di Gedong Danawara, Kompleks Pakualaman.
Selain macapat, sejumlah sayembara lain yang juga digelar antara lain Jemparingan, Lukis, Pacuan Kuda hingga Tari Klasik. Sayembara Macapat pada 2017 memperebutkan Trophy bergilir KGPAA Paku Alam berbentuk mahkota.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Cek jadwal perpanjangan SIM Kulonprogo 24 Oktober 2026 di MPP, lengkap dengan jadwal Satpas 1450, SIMENOR, SIM Keliling, dan syaratnya.
Timnas U-15 Indonesia kalah 0-3 dari Wales pada laga kedua Grup G Festival FIFA 2026. Tiga gol Wales tercipta pada babak kedua.
Pemerintah menunda kewajiban sertifikasi halal UMKM hingga 2028 karena banyak pelaku usaha belum memenuhi target dan terkendala administrasi.
Rute Trans Jogja ke Gunungkidul belum terealisasi meski dikaji sejak 2025. Warga berharap layanan ini mengurangi kepadatan Jalan Jogja-Wonosari.
Jogja Expo 2026 membuka peluang UMKM DIY memasuki rantai pasok haji dan umrah. Kerja sama awal yang terbentuk mencapai sekitar Rp1 miliar.
Simak cara cek status penerima BPNT Rp600.000, syarat kepesertaan, penyebab bantuan belum masuk rekening, dan langkah penarikan tunai.