Kelok 23 Selesai, Investor JJLS Gunungkidul Diminta Tak Langgar Aturan
Investor di kawasan JJLS Gunungkidul diminta mematuhi perizinan dan menjaga lingkungan setelah Kelok 23 selesai dibangun.
Dua anak sedang bermain di jalan yang digunakan sebagai akses masuk ke Rusunawa Karangrejek, Kecamatan Wonosari Gunungkidul. Foto diambil awal Juni 2016. (David Kurniawan/JIBI/Harian Jogja)
Rusunawa Gunungkidul belum menarik perhatian masyarakat
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Pendaftaran calon penghuni Rumah Susun Sewa Sederhana (Rusunawa) Karangrejek, Desa Karangrejek, Wonosari masih sepi peminat. Pasalnya memasuki hari ketiga pendaftaran, warga yang berminat masih sangat sedikit.
“Belum ada separuh, karena yang mendaftar masih belasan orang saja,” kata Kepala Bidang Perumahan, Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPUPRKP) Bambang Antono kepada wartawan, Kamis (23/2/2017).
Dia menjelaskan, rusunawa yang terdiri dari dua bangunan dengan tinggi lima lantai itu terdapat 196 kamar. Rencananya pendaftaran calon penghuni dilakukan sampa Senin (27/2/2017) mendatang. Namun demikian, sambung Bambang, jika sampai batas waktu yang ditentukan seluruh kuota yang tersedia belum terpenuhi maka proses pendaftaran akan diperpanjang.
“Kita sangat situasional. Jika belum memenuhi kuota maka bisa diperpanjang pendaftarannya,” ujar mantan Kepala Bidang Cipta Karya itu.
Bambang pun berharap kepada masyarakat yang belum memiliki rumah dan masuk dalam kriteria calon penghuni rusunawa dapat berpartisipasi. Sebab dari sisi tujuan pembangunan, keberadaan rusunawa disediakan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, khususnya mengenai masalah perumahan.
“Pada prosesnya nanti seluruh pendaftar yang masuk akan kita seleksi sehingga pemanfaatnnya dapat tepat sasaran,” imbuhnya.
Ditambahkannya, untuk pendaftaran, warga yang berminat dipersilahkan datang ke rusunawa dengan membawa segala persyaratan yang dibutuhkan. “Untuk pelayanan pendaftaran dibuka selama jam kerja,” katanya lagi.
Anggota DPRD Gunungkidul Ari Siswanto mengungkapkan agar proses pengisian penghuni rusunawa dilakukan secara selektif. Hal itu bertujuan untuk memastikan agar pemanfaatan dapat tepat sasaran. “Untuk proses ini, kami siap mengawal. Salah satunya melalui fungsi pengawasan yang dimiliki dewan,” kata Ari.
Menurut dia, pemanfaatan rusunawa harus segera dilakukan karena keberdaan bangunan sudah berdiri sejak lama. Bahkan, sambung Ari, desakan pemanfaatan tersebut sudah dilakukan sejak tahun lalu.
“Beberapa kali melakukan konsultasi ke Pemerintah Pusat dan pada intinya kami ingin rusunawa segera dimanfaatkan sehingga tidak jadi bangunan mangkrak,” katanya.
Hal senada diungkapkan oleh Ketua Komisi C DPRD Gunungkidul Purwanto. Menurut dia, pertimbangan untuk segera memanfaatkan mengacu pada sisi pemeliharaan. Sebab, meski belum digunakan pemkab telah menanggung kebutuhan listrik di lokasi tersebut.
“Jumlahnya tidak sedikit dan biayanya sampai jutaan rupiah,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Investor di kawasan JJLS Gunungkidul diminta mematuhi perizinan dan menjaga lingkungan setelah Kelok 23 selesai dibangun.
Mobil listrik vs mobil bensin, mana lebih hemat untuk dipakai 10 tahun? Simak perbandingan biaya energi, perawatan, baterai, dan nilai jual kembali.
Calvin Verdonk menjadi starter saat Lille mengalahkan Toulouse 1-0. Kemenangan tersebut membuat Lille untuk sementara memimpin klasemen Ligue 1.
Prediksi Bali United vs PSS Sleman di laga pembuka BRI Super League 2026/2027, lengkap dengan susunan pemain dan prediksi skor.
Sabar Karyaman Gutama/Reza Pahlevi Isfahani lolos ke perempatfinal China Masters 2026 usai mengalahkan Denmark. Mereka menjadi satu-satunya wakil Indonesia yang
Arema FC menghadapi tim promosi Isenmulang Kalteng FC pada laga pembuka Super League 2026/2027 di Stadion Kanjuruhan, Jumat 4 September.