UGG Gunungsewu Bersiap Revalidasi 2027, 8 Catatan Mulai Dibenahi
UGG Gunungsewu akan menjalani revalidasi 2027. Pemkab Gunungkidul mulai memperbaiki catatan evaluasi 2023 dan menyiapkan dokumen.
Kondisi terkini menhir raksasa yang ditemukan warga di area Tempat Pemakaman Umum Sokoliman, Bejiharjo yang disimpan di depan area Situs Purbakala, Sokoliman. Senin (13/3/2017). (David Kurniawan/JIBI/Harian Jogja)
Bangunan cagar budaya yang ditemukan hanya dirawat sekadarnya di Sokoliman
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Penemuan menhir raksasa di Dusun Sokoliman, Desa Bejiharjo, Karangmojo tidak ada kelanjutan. Sampai saat ini, artefak dari zaman pra-sejarah itu masih di simpan di depan situs purbakala Sokoliman.
Pemeliharaan terhadap benda itu juga terlihat sekadarnya. Hal ini terlihat dari posisi penyimpanan yang diletakan di area terbuka. Sementara itu, untuk melindungi dari air hujan menhir setinggi kurang lebih empat meter ini hanya ditutupi dengan plastik.
Salah seorang warga Sokoliman, Sauri mengatakan sejak dipindahkan dari area pemakaman beberapa bulan yang lalu, menhir raksasa ini belum ada kabar kelanjutan. Bahkan, lanjut dia, belum ada penelitian lanjutan karena posisi menhir masih tetap sama seperti saat pertama kali dipindahkan menuju ke area di Situs Purbakala Sokoliman.
“Posisinya tidak berubah dan hanya ditutupi dengan plastik,” katanya kepada Harianjogja.com, Senin (13/3/2017).
Menurut dia, mengenai kepastian menhir raksasa ini warga tidak tahu persis. Benda purbakala telah diserahkan Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) untuk dikaji lebih mendalam. “Di lokasi ada petuga dari BPCB yang menangai dan merekalah yang bertanggung jawab terhadap temuan itu,” ujarnya.
Meski demikian, ia berharap agar temuan itu bisa segera ditindaklanjuti. Jangan sampai benda itu dibiarkan begitu saja karena menurut informasi yang beredar jika temuan tersebut masuk dalam kategori benda dengan nilai sejarah tinggi yang berasal dari masa lampau. “Katanya akan dimasukan ke area situs, tapi hingga sekarang belum ada kelanjutannya. Sebagai warga, kami hanya bisa berharap jangan sampai benda itu hilang begitu saja,” tuturnya.
Sementara itu, untuk konfirmasi terkait dengan temuan menhir raksasa belum dapat dilakukan. Saat mendatangi lokasi Situs Sokoliman dalam keadaan kosong. Menurut Sutinah, salah seorang warga yang rumahnya hanya berjarak beberapa meter dari lokasi situs menuturkan jika juru pelihara situs sedang izin untuk melayat ke kerabatnya. “Masih kosong karena petugasnya baru ada keperluan keluarga,” kata Sutinah.Harus Dirawat
Terpisah, Pemerhati Sejarah asal Gunungkidul Markus Yuwono berharap agar temuan itu benar-benar diperhatikan. Sebab jika benar benda yang ditemukan merupakan menhir maka memiliki nilai peradaban yang tinggi karena berasal dari zaman prasejarah dari jaman batu besar (Megalitikum). “Harus dirawat karena benda dari zaman purba banyak yang menjadi incaran,” katanya.
Menurut dia, perawatan terhadap benda itu harus dilakukan dengan benar. Hal ini bertujuan agar artefak tidak rusak atau menjadi bahan untuk tangan usil manusia. “Benda ini harus dihindarkan dari ulah tangan-tangan jahil. Jadi harus dirawat dan diawasi dengan baik,” ucap Markus.
Untuk diketahui, penemua menhir raksasa ini ditemukan warga secara tidak sengaja pada awal Oktober 2016 lalu. Saat itu, warga akan menggali kuburan menemukan benda yang mirip menhir dengan tinggi sekitar empat meter.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
UGG Gunungsewu akan menjalani revalidasi 2027. Pemkab Gunungkidul mulai memperbaiki catatan evaluasi 2023 dan menyiapkan dokumen.
Jadwal SIM Gunungkidul September 2026 tersedia di sejumlah lokasi. Cek SIM Keliling, SIMMADE, SIMPITU, hingga layanan malam.
Pemkab Bantul mengejar surplus beras 100.000 ton pada 2026 melalui perluasan lahan, percepatan masa tanam, dan mekanisasi pertanian.
Jadwal KA Bandara YIA 3 September 2026 tersedia 24 perjalanan. Simak jadwal YIA–Jogja dan Jogja–YIA dari pagi hingga malam.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Kamis 3 September 2026 tersedia 10 perjalanan. Cek jam keberangkatan dari Jogja dan Kutoarjo.
Jadwal KRL Palur-Jogja Kamis 3 September 2026 mulai 05.00 hingga 20.42 WIB. Cek waktu kedatangan di setiap stasiun.