UGG Gunungsewu Bersiap Revalidasi 2027, 8 Catatan Mulai Dibenahi
UGG Gunungsewu akan menjalani revalidasi 2027. Pemkab Gunungkidul mulai memperbaiki catatan evaluasi 2023 dan menyiapkan dokumen.
Salah seorang perajin sedang memahat ornament batu alam di Dusun Mojo, Ngeposari, Semanu. Foto diambil beberapa waktu lalu. (IST)
UMKM Gunungkidul berikut mengenai kerajinan batu
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Desa Ngeposari, Kecamatan Semanu memiliki berbagai potensi usaha yang berkembang di masyarakat. Beberapa usaha itu meliputi sentra industri bakpia, kerajinan enceng gondok, ukiran batu alam hingga sektor kepariwisataan.
Dari sejumlah usaha ini, kerajinan batu merupakan sektor unggulan milik Desa Ngeposari. Hal tersebut terlihat dari nilai ekonomis yang dimiliki, selain itu produk yang dihasilkan telah menembus pasar ekspor.
“Kita tidak menampikan sektor lain. Tapi untuk saat ini, kerajinan batu alam masih menjadi unggulan utama di desa kami,” kata Kepala Desa Ngeposari Ciptadi kepada Harian Jogja, Jumat (17/3/2017).
Menurut dia, usaha ukiran batu alam telah dimulai sejak belasan tahun yang lalu. Dari produksi ini banyak warga yang ikut merasakan manfaat dengan adanya sentra usaha tersebut. “Desa memang tidak mendapatkan hasil apa-apa, tapi dengan melihat masyarakat lebih sejahtera itu lebih memuaskan,” ujarnya.
Dia menjelaskan, untuk saat ini tidak hanya produksi ornament batu yang dihasilkan. Sebab, Desa Ngeposari sudah banyak mengirimkan warganya untuk menjadi ahli pahat batu di Bali. “Awalnya memang hanya kerajinan yang diambil. Tapi sekarang sudah puluhan warga yang diminta pengusaha di Bali untuk memahat batu di sana,” kata Ciptadi lagi.
Majunya sektor kerajinan ukiran batu di Ngeposari dapat dilihat banyaknya showroom-showroom kerajinan yang buka di sepanjang jalan Pacitan-Kota Jogja tepatnya di wilayah desa itu. Menurut Ciptadi, kerajinan batu yang dihasilkan tidak hanya untuk mencukupi pasar lokal, tapi sudah banyak yang dikirim ke mancanegara, khususnya pasar Eropa. “Sudah ada yang dikirim ke Prancis,” ungkapnya.
Ke depan, kata dia, pihak desa memiliki mimpi untuk bisa menggabungkan berbagai potensi yang dimiliki menjadi satu sehingga bisa saling melengkapi. Ciptadi menyontohkan, keberadaan unit kerajinan batu alam dapat dikombinasikan dengan keberadaan sektor pariwisata. Salah satu tujuannya agar wisatawan tidak hanya mendatangi lokasi wisata, namun dapat membeli produk kerajinan yang dimiliki. “Untuk itu, kami akan terus mengembangkan potensi-potensi yang ada melalui program pemberdayaan masyarakat,” ujarnya.
Salah seorang perajin batu alam di Dusun Mojo, Ngeposari, Roy Dasuki mengaku sudah memulai usaha kerajinan sejak 2003 lalu. Dari usaha ini, ia mengaku sudah mendapatkan banyak hasil. “Paling banyak produk yang saya hasilkan di jual ke luar daerah seperti Bali, Kalimantan dan Jakarta,” katanya.
Menurut dia, untuk ukiran memiliki harga yang bervariasi dan sangat tergantung dengan motif, bentuk relief hingga ukuran batu yang digunakan. “Biasanya untuk ornament batu dengan ukuran 1x1 meter dibanderol di kisaran harga Rp1-2,3 juta,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
UGG Gunungsewu akan menjalani revalidasi 2027. Pemkab Gunungkidul mulai memperbaiki catatan evaluasi 2023 dan menyiapkan dokumen.
Bobot TKA dalam SNBP 2027/2028 berpeluang meningkat setelah evaluasi pelaksanaan TKA 2026 dan pembahasan MRPTNI.
Seto Nurdiantoro dipercaya menjadi Direktur PSS Muda Akademi untuk memperkuat pembinaan dan mencetak talenta baru bagi PSS Sleman.
Bencana Nepal-China menewaskan 1.130 orang. Pakar mengingatkan risiko pembangunan bendungan besar di kawasan pegunungan Himalaya.
Sebanyak 75 ribu orang mengikuti seleksi petugas haji 2026. Dari jumlah itu, kurang dari 1.000 orang akan diterima sebagai PPIH.
Peneliti Jepang mengembangkan program e-Bocchi untuk membantu anak menghadapi kesepian, meningkatkan kemampuan mencari bantuan, dan mencegah depresi.