Tabungan Simpeda Capai Rp75 Triliun, BPD Perkuat Layanan Digital
Bank Pembangunan Daerah (BPD) se-Indonesia bertemu di malam puncak Penarikan Undian Nasional Tabungan Simpeda Tahun XXXVII-2026
SD Banasara di Dusun Jimatan Desa Jatirejo terendam air. (Arief Junianto/JIBI/Harian Jogja)
Bencana Kulonprogo terjadi berupa banjir
Harianjogja.com, KULONPROGO--Hujan deras sejak Minggu (19/3/2017) malam hingga Senin (20/3/2017) menyebabkan saluran drainase di Desa Jatirejo, Lendah meluap.
Akibatnya, bangunan SD Banasara di Dusun Jimatan Desa Jatirejo terendam hingga selutut orang dewasa.
Saat Harianjogja.com mendatangi lokasi, sebanyak 21 siswa kelas VI tengah mengikuti try out persiapan Ujian Nasional (UN). Mereka dibagi menjadi dua kelas. "Tadi air sempat masuk ke tiga kelas. Beruntung, kelas yang dipakai untuk try out itu tidak terendam air," kata Kepala SD Banasara Sri Wiyanti saat ditemui di lokasi.
Sementara untuk siswa kelas I-V, Sri mengakui, sengaja diliburkan. Pasalnya, beberapa guru kelas SD Banasara memang tengah bertugas menjadi pengawas try out di sekolah lain.
Ia menambahkan, setiap musim penghujan bangunan sekolahnya memang terendam. Hujan deras membuat yang menyebabkan debit air meningkat. Sementara saluran drainase yang berada di depan sekolah tak mampu menampungnya.
Itulah sebabnya, ketimbang meninggikan pondasi dan tanah sekolah, ia menyarankan kepada pemerintah terkait untuk melakukan perbaikan saluran drainase tersebut.
Kendati begitu, ia sebenarnya sudah melaporkan kondisi banjir tahunan itu, baik kepada pemkab maupun Pemda DIY. Selama ini banjir itu sudah terjadi sejak empat tahun terakhir, namun hingga kini sama sekali belum ada respon. Diakuinya, sekolah yang kini memiliki 132 siswa itu terbilang menjadi salah satu penopang pendidikan di kawasan sekitarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pieter Huistra mengaku telah menganalisis kekuatan dan kelemahan Borneo FC jelang laga PSS Sleman pada pekan ketujuh Super League.
BMKG memprakirakan potensi hujan sedang hingga lebat di utara DIY hingga 29 Oktober 2026. BPBD menyiapkan pemetaan wilayah rawan bencana.
Dinkop UKM DIY menggandeng tour leader untuk meningkatkan kunjungan Teras Malioboro Ketandan melalui insentif, event, dan wisata budaya Pecinan.
Eko Suwanto mendorong integrasi APBD se-DIY untuk menekan kemiskinan, mengatasi pengangguran, dan memperluas lapangan kerja.
Polres Kulonprogo menggelar Operasi Patuh Progo 2026 pada 26 Oktober–8 November untuk menekan pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas.