Bupati Sleman Berduka atas Kecelakaan Suporter PSS di Tol Madiun, Ini Pesannya
Empat suporter PSS Sleman tewas dalam kecelakaan di Tol Madiun. Bupati Sleman menyampaikan belasungkawa dan mengimbau suporter away menggunakan bus.
Ratusan botol miras berbagai golongan berhasil disita oleh Satpol PP Sleman di sebuah kafe di Condongcatur, Depok, Senin (20/3/2017). (Abdul Hamied Razak/JIBI/Harian Jogja)
Miras Sleman kembali dilakukan penyisiran
Harianjogja.com, SLEMAN- Satpol PP Sleman kembali menyita ratusan botol minuman keras (miras) tanpa izin. Penyitaan tersebut dilakukan di dua lokasi berbeda.
Kepala Seksi Penegakan Perda Satpol PP Sleman Rusdi Rais menjelaskan, pada operasi penegakan Perda No.8/2007 tentang peredaran Miras, pihaknya menyisir rumah makan dan kafe yang disinyalir menjual miras tanpa izin.
"Kami lakukan operasi di dua lokasi berbeda. Satu di Margokaton Seyegan dan Condongcatur Depok," katanya usai pelaksanaan operasi, Senin (20/3/2017).
Di sebuah rumah makan di Margokaton, Satpol PP berhasil menyita sebanyak 62 botol miras. Sementara di sebuah kafe Condongcatur, Depok sebanyak 89 botol miras juga disita petugas.
Ironisnya, penjualan miras tanpa izin tersebut berada tidak jauh dari RS Panti Rapih. "Dekat SPBU Sagan. Miras yang dijual berbagai golongan A, B dan C," tambahnya.
Rusdi menjelaskan, kedua pengelola lokasi tersebut akan menjalani sidang tindak pindana ringan (Tipiring) lantaran melanggar ketentuan Perda No.8/2007. Pihaknya berharap seluruh penjualan miras dilakukan dengan aturan yang berlaku di Sleman."Kami masih akan melanjutkan operasi ini," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Empat suporter PSS Sleman tewas dalam kecelakaan di Tol Madiun. Bupati Sleman menyampaikan belasungkawa dan mengimbau suporter away menggunakan bus.
Eko Suwanto mendorong integrasi APBD se-DIY untuk menekan kemiskinan, mengatasi pengangguran, dan memperluas lapangan kerja.
Polres Kulonprogo menggelar Operasi Patuh Progo 2026 pada 26 Oktober–8 November untuk menekan pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas.
MJO melintasi Pulau Jawa dan meningkatkan potensi awan hujan di DIY. BMKG mengingatkan warga waspada hujan sedang hingga lebat.
Eko Suwanto mendorong DIY menetapkan 2027 sebagai Tahun Menanam dan mengaudit lingkungan untuk memperkuat mitigasi bencana.
PSS Sleman kebobolan 11 gol dalam enam laga Super League. Pieter Huistra membenahi pertahanan jelang menjamu Borneo FC Samarinda.