Jembatan Kretek Dua Bakal Diimbangi Pengembangan Wisata
Apel sebelum dimulainya pelaksanaan Operasi Patuh 2017 di Markas Polda DIY, Sleman, Selasa (9/5/2017). (JIBI/Harian Jogja/Sekar Langit Nariswari)
Cara ini dianggap sebagai upaya represif sekaligus edukatif yang efektif bagi masyarakat
Harianjogja.com, SLEMAN—Lokasi dan jadwal pelaksanaan Operasi Patuh 2017 oleh Polda DIY dapat diketahui masyarakat melalui media sosial (medsos). Cara ini dianggap sebagai upaya represif sekaligus edukatif yang efektif bagi masyarakat selama dua pekan pelaksanaannya.
Dirlantas Polda DIY, Kombes Pol Latif Usman, mengatakan lokasi pelaksanaan akan diinformasikan lewat medsos paling tidak sehari sebelum pelaksanaan. “Namanya represif edukatif,” ungkapnya seusai apel gelar Operasi Patuh 2017 di Polda DIY, Selasa (9/5/2017). Masyarakat dirasa masih perlu sedikit paksanaan untuk bersikap tertib dalam berlalu lintas sehingga operasi ini perlu dilakukan.
Operasi Patuh 2017 akan mengedapankan tilang elektronik. Data pelanggaran akan lebih mudah dimonitor dan memudahkan masyarakat. Apabila ada masyarakat dari luar daerah yang terjaring operasi ini maka bisa membayar dendanya dengan lebih mudah dan murah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Okupansi hotel Jogja naik hingga 70% saat long weekend. PHRI DIY ungkap tren booking mendadak dan imbau wisatawan waspada penipuan.
Serabi 2026 bantu lebih dari 1.800 UMKM perempuan memahami bisnis digital, strategi harga, dan pengembangan usaha berbasis data.
Prabowo minta TNI-Polri bersih dari praktik ilegal, tegaskan larangan backing judi, narkoba, dan penyelundupan.
Perdagangan hewan kurban Bantul naik jelang Iduladha 2026, omzet pedagang diprediksi tumbuh hingga 40 persen.
BRIN kembangkan pelat karet RCP untuk perlintasan KA, inovasi baru tingkatkan keselamatan dan kurangi risiko kecelakaan.