Tim Gabungan Tangani Karhutla di Kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani
Meski api telah berhasil dikendalikan, petugas tetap melanjutkan proses mopping up atau penyisiran lokasi
Wakil Wali Kota Jogja, Heroe Poerwadi menelusuri jalur Malioboro dengan sepeda, Rabu (14/6/2017). (Ujang Hasanudin/JIBI/Harian Jogja)
Wakil Wali Kota Jogja, Heroe Poerwadi beserta rombongan mengecek kesiapan pengamanan kawasan Malioboro
Harianjogja.com, JOGJA-Wakil Wali Kota Jogja, Heroe Poerwadi beserta rombongan mengecek kesiapan pengamanan kawasan Malioboro dalam menghadapi libur Hari Raya Idul Fitri 1438 H. Heroe berharap wisatawan dan pemudik yang datang ke Jogja merasa nyaman dan aman.
"Berikan pelayanan kepada yang datang ke Jogja dengan cara orang Jogja. Tidak perlu angkuh, kasar, dan tidak perlu ada hal-hal yang kontraproduktif dilakukan," kata Heroe saat memberi pengarahan kepada semua petugas Unit Pelaksana Teknis (UPT) Malioboro di Halaman kantor Dinas Pariwisata DIY, Rabu (14/6/2017).
Dalam pengecekan kesiapan pengamanan lebaran tersebut, Heroe didampingi Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kota Jogja Aman Yuriadijaya, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pariwisata Kota Jogja Yunianto Dwi Sutono, Kepala Dinas Perhubungan Kota Jogja Wirawan Hario Yudo, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Jogja Nur Widihastana, dan Camat Danurejan Budi Santosa.
Selain kepala organisasi perangkat daerah (OPD), semua paguyuban pelaku usaha juga ikut dikumpulkan. Selesai memberi pengarahan, Heroe mengecek pengendali circuit closed television (CCTV) atau kamera pemantau yang dipasang di sepanjang Malioboro.
Kemudian Heroe bersama rombongan juga menelusuri Malioboro dengan sepeda kayuh publik. Sepeda tersebut disediakan UPT Malioboro untuk pengunjung Malioboro.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Meski api telah berhasil dikendalikan, petugas tetap melanjutkan proses mopping up atau penyisiran lokasi
PSS Sleman kalah 1-2 dari Borneo FC setelah Stefan Ashkovski mendapat kartu merah. Pieter Huistra menilai insiden itu mengubah dinamika pertandingan.
Kelurahan Cokrodiningratan mengajak 60 KK mengolah sampah organik lewat budi daya manggot yang menghasilkan 50–70 kg setiap dua minggu.
DPRD DIY menyempurnakan Raperda Penanggulangan Bencana sesuai masukan Kemendagri untuk memperkuat mitigasi dan kesiapsiagaan daerah.
Jogja Expo 2026 di JEC Bantul mencatat potensi perputaran ekonomi lebih dari Rp25 miliar dengan 121 tenant dan 5.382 peserta.
Jumlah pedagang di 32 pasar rakyat Sleman turun 297 orang. Disperindag menyebut faktor usia, kesehatan, regenerasi, dan tekanan ekonomi.