Marbot di Sleman Dapat Santunan BPJamsostek Rp42 Juta di Milad DMI
Milad ke-54 DMI Sleman diwarnai penyerahan santunan Rp42 juta kepada marbot. Program perlindungan ini hasil kolaborasi BPJamsostek, Baznas, BSI, dan Pemkab Slem
PPDB 2017, Pemkab Sleman selektif memberikan SKTM
Harianjogja.com, SLEMAN -- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman tidak akan gegabah memberikan surat keterangan tidak mampu (SKTM) selama masa pendaftaran peserta didik baru (PPDB) 2017. Meskipun surat pemohonan penerbitan SKTM sampai saat ini jumlahnya hampir 300 pengajuan.
Kepala Bidang Kesejahteraan Sosial Dinsos Sleman Surono mengatakan jumlah warga yang mengajukan SKTM selama PPDB 2017 cukup banyak. Angkanya mencapai ratusan orang. Hanya, Dinas tidak melayani begitu saja permohonan tersebut.
"Kami memiliki data valid dan konkret terkait pemegang SKTM,"kata Surono kepada Harianjogja.com, Minggu (2/7/2017).
Data SKTM tersebut, lanjutnya, mengacu pada sumber data pemutakhiran basis data terpadu (PBDT) 2015 yang sudah diverifikasi oleh Dinsos. Adapun jumlah warga tidak mampu berdasarkan PBDT 2015 sebanyak 50.862 KK.Dengan begitu, data-data pemohon SKTM tetap mengacu pada data yang sudah ada di Dinsos.
Mereka yang tidak ada dalam data tersebut secara otomatis tidak akan dilayani permintaan SKTM nya untuk PPDB 2017.
"Banyaknya pengajuan pemohonan SKTM tahun ini terjadi karena kartunya belum selesai dicetak. Tetapi kami tetap mengacu pada PBDT 2015," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Milad ke-54 DMI Sleman diwarnai penyerahan santunan Rp42 juta kepada marbot. Program perlindungan ini hasil kolaborasi BPJamsostek, Baznas, BSI, dan Pemkab Slem
DPUPKP Kota Jogja memperbaiki trotoar secara bertahap dan memastikan guiding block dipasang di lokasi yang memungkinkan bagi pejalan kaki.
RUU Perampasan Aset ditargetkan disahkan paling lambat 15 Desember 2026. Simak progres dan tahapan pembahasannya di DPR.
BMKG memperingatkan DIY berpotensi mengalami kekeringan hingga akhir 2026 akibat El Nino sangat kuat dan curah hujan yang minim.
Sri Sultan Hamengku Buwono X mempersilakan masyarakat berdemo asal tertib dan tidak merusak. Ia juga mengingatkan soal pemberitahuan ke polisi.
Suami dan anak Bupati Non-aktif Fadia Arafiq diperiksa sebagai saksi dalam sidang dugaan korupsi terkait operasional PT RNB.