Marbot di Sleman Dapat Santunan BPJamsostek Rp42 Juta di Milad DMI
Milad ke-54 DMI Sleman diwarnai penyerahan santunan Rp42 juta kepada marbot. Program perlindungan ini hasil kolaborasi BPJamsostek, Baznas, BSI, dan Pemkab Slem
Bupati Sleman, Sri Purnomo, melakukan pemotongan pita sebagai tanda diresmikannya Gedung Candi Boko di komplek RSUD Prambanan, Senin (8/6/2015). (JIBI/Harian Jogja/Bernadheta Dian Saraswati)
RSUD Prambanan akan dikembangkan menjadi rumah sakit bertaraf internasional
Harianjogja.com, SLEMAN -- Rencana pengembangan RSUD Prambanan menjadi rumah sakit bertaraf internasional akan terwujud pada 2019 mendatang. Saat ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman mempertimbangkan dua lokasi yang akan dijadikan rumah sakit tersebut.
Baca Juga : http://m.harianjogja.com/?p=612410">RSUD Prambanan Tambah Gedung Perawatan Anak
Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Sleman Hadro Kiswoyo mengatakan ada dua lokasi yang masih menjadi pertimbangan Pemkab untuk pengembangan RSUD Prambanan. Kedua lokasi tersebut berada di Madurejo dan Bokoharjo, Prambanan.
"Nanti akan kami telaah lahan lagi kedua lokasi itu. Mana yang paling memungkinkan untuk dijadikan rumah sakit bertaraf internasional," jelasnya kepada Harian Jogja, Sabtu (5/8/2017).
Di Madurejo, katanya, ada lahan tanah kas desa (TKD) seluas sembilan hektare yang dipertimbangkan. Adapun di Bokoharjo terdapat lima hektare yang juga potensial dijadikan rumah sakit tersebut.
"Ada beberapa hal yang dipertimbangkan. Seperti luas lahan, akses atau jalan masuk ke rumah sakit, layak tidaknya lokasi dan lain-lain," katanya.
Hanya saja, sambung Hardo, keberadaan kedua calon lahan baik di Madurejo maupun Bokoharjo bukan tanpa halangan. Di Madurejo misalnya, Pemkab masih harus melakukan pembebasan lahan untuk akses jalan menuju lokasi. Adapun calon lokasi di Bokoharjo meski dinilai paling dekat dengan akses jalan Jogja-Solo terkendala dengan keberadaan jaringan pipa Pertamina.
"Masalah-masalah seperti itu juga dipikirkan dan dicari solusinya," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Milad ke-54 DMI Sleman diwarnai penyerahan santunan Rp42 juta kepada marbot. Program perlindungan ini hasil kolaborasi BPJamsostek, Baznas, BSI, dan Pemkab Slem
Sleman memperbaiki 32 saluran irigasi dengan dukungan APBN untuk menjaga kebutuhan air pertanian saat puncak musim kemarau.
Kelanjutan Jalan Plono-Nglinggo Kulonprogo belum pasti karena anggaran pusat. Warga Pagerharjo menanti pembangunan sepanjang 2 kilometer lebih.
Kementerian ATR/BPN meluncurkan tiga kebijakan baru pertanahan: pengukuran terjadwal, peralihan hak terintegrasi, dan organisasi berbasis wilayah.
Desain lebih ringkas, kapasitas tinta tinggi, dan konektivitas lebih cerdas untuk mendukung kebutuhan rumah tangga hingga UMKM
Menempuh 520 km, Muhammad Riana datang ke Cherrypop untuk menyaksikan Pandai Besi. Musik membawanya pada kisah personal dan literasi.