Olah Sampah Jadi Energi, Pekerja GO-SARI Kini Dilindungi BPJamsostek
Program GO-SARI mengolah sampah menjadi energi sekaligus membuka manfaat ekonomi bagi masyarakat. Kini para pekerjanya mendapat perlindungan BPJS Ketenagakerjaa
Bupati Sleman, Sri Purnomo, melakukan pemotongan pita sebagai tanda diresmikannya Gedung Candi Boko di komplek RSUD Prambanan, Senin (8/6/2015). (JIBI/Harian Jogja/Bernadheta Dian Saraswati)
RSUD Prambanan akan dikembangkan menjadi rumah sakit bertaraf internasional
Harianjogja.com, SLEMAN -- Rencana pengembangan RSUD Prambanan menjadi rumah sakit bertaraf internasional akan terwujud pada 2019 mendatang. Saat ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman mempertimbangkan dua lokasi yang akan dijadikan rumah sakit tersebut.
Baca Juga : http://m.harianjogja.com/?p=840526">RSUD PRAMBANAN : Pembangunan Ditarget Mulai 2019 Mendatang
Pemkab menargetkan setidaknya ketersediaan lahan pembangunan rumah sakit bertaraf internasional itu selesai tahun depan. Sebab Pemda DIY sendiri, berencana memulai pembangunan rumah sakit tersebut pada 2019 mendatang.
"Pembangunan rumah sakit itu tidak ubahnya yang dilakukan di Wates, Kulonprogo. Pemkab hanya menyediakan lahan saja, untuk pembangunan fisiknya nanti Pemda DIY yang melaksanakan," jelas Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Sleman Hadro Kiswoyo, Minggu (6/8/2017).
Dijelaskan, rumah sakit yang akan dibangun itu nantinya akan mengganti bangunan RSUD Prambanan saat ini. Sebab kondisi RSUD Prambanan sekarang ini tidak dapat diperluas karena keterbatasan lahan. Sesuai keinginan Gubernur DIY, katanya, keberadaan rumah sakit itu nantinya diharapkan bisa mengakomodasi kebutuhan masyarakat.
"Baik masyarakat di wilayah Sleman Timur, Bantul bagian Utara dan Gunungkidul bagian Barat maupun warga Klaten," ujarnya.
Terkait hal itu, Bupati Sleman Sri Purnomo menjelaskan, Pemkab masih mencari lokasi strategis bagi pembangunan rumah sakit itu. Pemkab akan menggunakan lahan yang dibebaskan dan sewa lahan kas desa.
"Semua masukan tentu kami pertimbangkan. Tim masih melakukan kajian mana lahan yang cocok untuk ditempati," kata Sri.
Jika sudah ada kesepakatan masalah lahan, Pemkab Sleman tentu akan menganggarkan dalam APBD agar proses pembangunan bisa dilakukan.
"Saya juga sudah sampaikan rencana pembangunan rumah sakit internasional ini dengan bu Menkes (Nila Moeloek)," kata Sri.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Program GO-SARI mengolah sampah menjadi energi sekaligus membuka manfaat ekonomi bagi masyarakat. Kini para pekerjanya mendapat perlindungan BPJS Ketenagakerjaa
Bareskrim Polri membongkar sindikat penyelundupan emas ilegal ke Hong Kong dengan modus body strapping dan menangkap seorang tersangka.
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) yang berfokus pada bisnis internasional, kembali menggelar BATIC 2026 pada 24–28 Agustus 2026 di Bali
Polisi mengungkap motif penganiayaan Triyanto hingga tewas di Pajangan, Bantul. Tiga terduga pelaku telah diamankan.
Sensus Ekonomi 2026 di DIY mencapai 100%, tetapi BPS masih menyisir usaha dan penduduk yang belum tercatat hingga 31 Agustus.
Polda DIY belum menerima surat pemberitahuan aksi 27 Agustus 2026 yang beredar di medsos, tetapi personel tetap disiagakan.