BYD M6 Tes Jalan di Bantul, MPV Listrik Tembus 530 Km
BYD gelar test drive MPV listrik BYD M6 di Bantul. Mobil listrik keluarga ini diklaim mampu menempuh 350 km sekali cas.
Penipuan Jogja, calon jemaah menjadi sasaran empuk
Harianjogja.com, JOGJA -- Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) DIY mengimbau masyarakat mewaspadai biro jasa perjalanan umrah yang menawarkan harga murah. Imbauan ini terkait maraknya calon jemaah umrah yang tertipu di beberapa daerah lain.
Baca Juga : http://m.harianjogja.com/2017/08/08/penipuan-sleman-calon-jemaah-umrah-tuntut-dana-dikembalikan-100-840973">PENIPUAN SLEMAN : Calon Jemaah Umrah Tuntut Dana Dikembalikan 100%
"Modus iming-iming menawarkan harga murah yang tak rasional dengan biaya perjalanan Indonesia-Arab Saudi dan Saudi-Indonesia itu mesti abal-abal," kata Kepala Kanwil Kemenag DIY, Muhammad Lutfi Hamid, seusai peresmian Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) di Kanwil Kemenag DIY, Selasa (8/8/2017).
Menurut Luthfi, biaya umrah tahun ini normal lebih dari Rp21 juta. Biaya itu merupakan trasortasi pulang pergi umrah sampai biaya akomodasi selama di tanah suci. Jika ada yang menawarkan harga di bawah itu, kata dia, maka perlu diertanyakan legalitas biro perjalananya.
Untuk lebih memastikan Lutfi berharap masyarakat bisa berkonsultasi lebih dahulu ke Kantor Kemenag di kabupaten/ kota agar mengetahui biro perjalanan mana saja yang sudah terdaftar. Karena, menurutnya, semua biro perjalanan haji dan umrah meski izinnya dari pusat bila beroperasi di DIY harus ada izin dari Kanwil Kemenag DIY.
"Ketika biro perjalanan tidak memiliki cabang perwakilan di DIY, kami tidak akan membuatkan rekomendasi kepada calon jemaah yang mengurus paspor ke imigrasi," kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BYD gelar test drive MPV listrik BYD M6 di Bantul. Mobil listrik keluarga ini diklaim mampu menempuh 350 km sekali cas.
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) yang berfokus pada bisnis internasional, kembali menggelar BATIC 2026 pada 24–28 Agustus 2026 di Bali
Polisi mengungkap motif penganiayaan Triyanto hingga tewas di Pajangan, Bantul. Tiga terduga pelaku telah diamankan.
Sensus Ekonomi 2026 di DIY mencapai 100%, tetapi BPS masih menyisir usaha dan penduduk yang belum tercatat hingga 31 Agustus.
Polda DIY belum menerima surat pemberitahuan aksi 27 Agustus 2026 yang beredar di medsos, tetapi personel tetap disiagakan.
Massa mulai menyiapkan atribut dan logistik jelang aksi di depan Gedung DPR pada Kamis (27/8). Ratusan warga Pati dijadwalkan datang.