Potensi Air Banyusoco 200 Liter per Detik, Terbuang Sia-Sia ke Sungai
Lebih dari 20 sumber air di Banyusoco, Gunungkidul, mengalir ke Kali Oya. Tujuh titik memiliki debit hingga 200 liter per detik.
Jasnuri melakukan pemeliharaan tanaman bawang merah yang ada di Dusun Garotan, Desa Bendung, Semin. Kamis (14/9/2017). (David Kurniawan/JIBI/Harian Jogja)
Pertanian Gunungkidul mengembangkan bawang merah super
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Petani di Desa Bendung, Kecamatan Semin mulai membudidayakan bawang merah kualitas super. Di tahap awal, penanaman dilakukan dilakukan di lahan seluas dua hektare.
Kepala Desa Bendung, Didik Rubianto mengatakan penanaman bawang merah dilakukan di Dusun Gobeh dan Garotan. Adapun luasan lahan yang ditanami di masing-masing dusun seluas satu hektare.
“Total ada dua hektare lahan yang ditanami bawang merah,” katanya kepada wartawan, Kamis (14/9/2017).
Menurut dia, program penanaman bawang merah merupakan bantuan dari Kementerian Pertanian untuk melakukan program deservikasi tani. Di tahap awal, lahan yang ditanami belum banyak, namun ke depannya akan dibudidayakan lebih massif.
“Ini baru awal karena kami akan terus melakukan pengembangan. Apalagi yang ditanam merupakan jenis kualitas super dengan hasil produk lebih baik dari bawang merah asal Brebes, Jawa Tengah,” ujarnya.
Lebih jauh dikatakan Didik, untuk program budidaya sangat bergantung dengan keberadaan Sistem Penyediaan Air Minum Desa (Spamdes) yang dimiliki. Melalui instalasi itu, kebutuhan air untuk tanaman bawang merah dicukupi.
“Keberadaan spamdes sangat membantu. Selain mencukupi kebutuhan air minum, keberadaanya juga dimanfaatkan untuk pengairan lahan pertanian,” tutur dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Lebih dari 20 sumber air di Banyusoco, Gunungkidul, mengalir ke Kali Oya. Tujuh titik memiliki debit hingga 200 liter per detik.
BNI meluncurkan wondrZ, tabungan anak dan remaja untuk belajar menabung dan mengelola keuangan dengan pendampingan orang tua.
Harga BBM 23 Agustus 2026 berubah. Pertamax turun menjadi Rp15.950, sementara Pertalite tetap Rp10.000 per liter.
BNPB mencatat 53.971 rumah rusak akibat gempa 7,7 M di NTT. Sebanyak 19.006 rumah rusak berat dan data masih diverifikasi.
Redaksi kembali menghadirkan rangkuman Top Ten News Harianjogja.com edisi Minggu (23/8/2026) yang merangkum isu paling hangat dan strategis.
Sri Widiastuti, nasabah BPR Syariah Dharma Kuwera, memenangkan Mitsubishi Xpander setelah konsisten menabung sejak 2022.