Ratusan Pemuda Kota Magelang Dibekali Jadi Penggerak Potensi Daerah
Sebanyak 197 pemuda dari 17 kelurahan di Kota Magelang dibekali menjadi Local Champion untuk mengembangkan wisata, budaya, dan ekonomi kreatif.
Asosiasi Jeep Wisata Lereng Merapi baik yang ada di wilayah Cangkringan maupun Pakem melakukan upacara Sedekah Merapi
Harianjogja.com, SLEMAN- Untuk pertama kalinya Asosiasi Jeep Wisata Lereng Merapi baik yang ada di wilayah Cangkringan maupun Pakem melakukan upacara Sedekah Merapi.
Iring-iringan jeep membedah jalan kecil menuju Bunker Kaliadem Kepuharjo, Cangkringan, Kamis (26/10/2017) siang. Ada sekitar 29 jeep yang ikut rombongan itu. Mereka berjalan dinaungi pekatnya awan tanda akan hujan.
Di masing-masing jeep, beberapa pria memakai baju surjan membawa beragam ubo rampe. Mereka menyusuri jalan dari kaki bukit menuju kawasan wisata Kaliadem diiringi musik gamelan.
Setiba di watu gajah, berbagai ubo rampe diturunkan kemudian di letakkan mengitari batu legendaris itu. Adapun ubo rampe yang disajikan berula nasi gurih beserta ingkung ayam yang jumlahnya cukup banyak.
Ada juga beberapa bermacam jajan pasar. Jumlah ingkung dan tumpeng tersebut sebanyak 29 sesuai jumlah paguyuban Jeep wisata yang beroperasi baik di wilayah Cangkringan maupun Pakem.
Sebelum dibagikan ke pengunjung wisata dan peserta, ubo rampe kendurian itu dibacakan doa. Harapannya agar limpahan rejeki pasca erupsi Merapi 2010 mampu menyejahterakan masyarakat.
Itulah wujud syukur warga dan pengusaha jeep lereng Merapi atas segala limpahan rejeki yang selama ini diperoleh. Peserta pun berbaur menikmati dahar kembul dengan masyarakat.
"Sedekah Merapi ini baru kami gelar pertama kalinya, " kata Asosiasi Jeep Wisata Lereng Merapi wilayah Timur Bambang Sugeng kepada Harianjogja.com. Pria yang akrab disapa Babe itu cukup sibuk mengatur prosesi tersebut.
Beberapa kali dia mengarahkan anggotanya untuk ikut membantu menurunkan ubo rampe yang dibawa jeep. Selain mengenang tujuh tahun erupsi Merapi pada 26 Oktober 2010 lalu katanya, kegiatan itu juga bentuk rasa syukur yang diberikan Tuhan selama ini.
"Erupsi Merapi yang terjadi tujuh tahun lalu sebagai pengingat agar masyarakat lereng Merapi lebih tawakal dan iman kepada Tuhan Yang Maha Esa, bahwa manusia hanya sebagai kecil dihadapan Allah," katanya.
Asosiasi Jeep Wisata Lereng Merapi bagian Barat, Daldiri menambahkan, erupsi Merapi yang terjadi tujuh tahun silam telah meluluhlantakkan kawasan itu. Meski begitu kerusakan yang ditimbulkan juga membawa berkah bagi masyarakat.
"Upacara Sedekah Merapi ini akan dijadikan agenda tahunan dan InsyaAllah bisa menarik wisatawan baik domestik maupun mancanegara, " katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 197 pemuda dari 17 kelurahan di Kota Magelang dibekali menjadi Local Champion untuk mengembangkan wisata, budaya, dan ekonomi kreatif.
Pemkab Gunungkidul mendorong pemerintahan berkeadaban dengan prinsip mengayomi, ngayemi, dan ngayahi serta pengawasan yang berdampak nyata.
Dokter menjelaskan minum es saat musim hujan bukan penyebab flu. Simak pemicu batuk pilek dan tips mencegah penyakit saat hujan.
Ada delapan pilihan motor bekas merek Jepang dengan harga maksimal Rp5 juta per Oktober 2026, mulai Yamaha Vega hingga Honda Vario 110.
Gibran menyebut Indonesia memiliki sumber daya untuk ekosistem kendaraan listrik, tetapi inovasi dan penguasaan teknologi masih perlu diperkuat.
Kredit UMKM DIY mencapai Rp27,50 triliun pada Agustus 2026, tetapi melambat 2,05%. OJK mencatat NPL UMKM mencapai 8,32%.