Pilur Gunungkidul Digelar 26 September, Pemkab Minta Logistik Tuntas H-2
Pilur serentak di 31 kalurahan Gunungkidul digelar 26 September 2026. Pemkab meminta seluruh logistik, terutama surat suara, siap H-2.
Logo Gunungkidul
Pemkab Gunungkidul diharapkan juga memperhatikan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) lainnya
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL-Keinginan Pemkab Gunungkidul untuk menyertakan modal ke Bank BPD DIY sebesar Rp201,9 miliar menuai pro kontra. Pemkab Gunungkidul diharapkan juga memperhatikan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) lainnya.
Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Sekretariat Daerah Gunungkidul Azman Latif tidak menampik hal tersebut. Namun, penyertaan modal yang dilakukan tidak harus berbentuk uang. Penyertaan modal dapat diwujudkan dengan penyerahan aset yang dimiliki pemkab.
http://m.harianjogja.com/?p=867051">Baca juga : Pemkab Gunungkidul Ngebet Suntikkan Dana ke Bank BPD DIY
“Misal ada fasilitas pengelolaan air milik Pemkab, bisa diserahkan ke PDAM. Bentuk penyerahan ini bukan berwujud uang, tapi tetap juga bisa dimasukan dalam kategori penyertaan modal,” kata mantan Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura ini. Selasa (7/11/2017).
Anggota Fraksi PKS DPRD Gunungkidul Tri Iwan Isbumaryani mengatakan, penyertaan modal Rp201,9 miliar selama delapan tahun dirasa masih terlalu memberatkan. Sementara di sisi lain pemkab juga masih memiliki kewajiban untuk terus berupaya mewujudkan kesejateraan rakyat.
http://m.harianjogja.com/?p=863414">Baca juga : Pemkab Gunungkidul Bakal Setor Modal Miliaran ke Bank BPD DIY
Iwan pun telah membuat analisa terkait dengan penyertaan modal tersebut. Jika Raperda ini benar-benar disahkan, maka setiap tahun pemkab tidak kurang menyerahkan modal ke Bank BPD DIY sebesar Rp25 miliar. Sementara itu, penyertaan modal tidak dilakukan ke Bank BPD DIY semata karena masih ada ke PDAM Tirta Handayani sebesar Rp8-10 miliar per tahun dan BPR Bank Daerah Gunungkidul sebesar Rp15 miliar.
“Kira-kira setiap tahunnya, pemkab akan menggelontorkan modal untuk PDAM sebesar Rp50 miliar dan jumlah ini bukan nilai yang kecil,” kata Iwan.
http://m.harianjogja.com/?p=863417">Baca juga : Penyertaan Modal ke Bank BPD DIY Masih Dikaji DPRD Gunungkidul
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pilur serentak di 31 kalurahan Gunungkidul digelar 26 September 2026. Pemkab meminta seluruh logistik, terutama surat suara, siap H-2.
Komisi C DPRD DIY mengecek talud bronjong 74 meter di Kali Kuning Sleman sebagai antisipasi erosi dan longsor saat musim hujan.
Krisna Septiana lolos final kayak tunggal putra Asian Games Aichi-Nagoya 2026 meski finis peringkat 15 pada semifinal.
Polisi memperluas pemeriksaan kasus dugaan pungli food truck di Alkid Jogja. Hingga 30 September 2026, 14 orang telah dimintai keterangan.
Kemarau di Sleman diprediksi lebih panjang hingga Desember. DP3 meminta petani mengatur pola tanam dan mengantisipasi keterbatasan air.
Jalur pendakian Torean dan Senaru Gunung Rinjani masih ditutup sementara setelah kebakaran berdampak pada 1.098,75 hektare kawasan.