Pemkab Gunungkidul Dorong Layanan Publik Berlandaskan Ngayomi dan Ngayemi
Pemkab Gunungkidul mendorong pemerintahan berkeadaban dengan prinsip mengayomi, ngayemi, dan ngayahi serta pengawasan yang berdampak nyata.
Suasana rapat kerja Komisi C DPRD Gunungkidul dengan Disdikpora, DPU dan RSUD Wonosari di ruang komisi Gedung DPRD, Kamis (15/9/2016) . (David Kurniawan/JIBI/Harian Jogja)
Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Gunungkidul terus berbenah untuk memberikan meningkatkan kualitas pelayanan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Gunungkidul terus berbenah untuk peningkatan kualitas pelayanan.
Rencananya di tahun depan akan memberikan unit pelayanan terpadu yang berfungsi mengakomodasi segala urusan yang ada OPD tersebut.
Kepala Disdikpora Gunungkidul Bahron Rasyid mengatakan, pihaknya terus berusaha meningkatkan kualitas pelayanan yang dimiliki. Untuk permasalahan ini, kata dia, dinas sudah merencanakan inovasi dalam pelayanan. Rencananya di tahun depan akan didirikan sebuah unit pelayanan terpadu.
Menurut dia, unit ini merupakan bentuk pelayanan satu pintu. Tujuan pendirian pelayanan terpadu untuk memberikan kemudahan kepada warga maupun guru yang berkepentingan di Disdikpora. Adanya fasilitas ini, maka pemohon lagi mengurus sendiri dengan datang ke bidang yang mengurusi. “Jadi dengan unit pelayanan terpadu, maka dapat mempermudah para pemohon yang datang ke dinas,” katanya kepada Harianjogja.com, Jumat (10/11/2017).
Bahron mengakui untuk saat ini masih dalam proses persiapan pembentukan unit layanan terpadu. Direncanakan layanan itu baru berlaku efektif mulai tahun depan.
“Sedang kami persiapkan mulai dari ruangan pelayanan hingga personel yang dibutuhkan saat layanan terpadi ini dioperasionalkan,” ujar mantan Kepala Bidang Pendidikan Menengah ini.
Sekretaris Komisi D DPRD Gunungkidul Heri Nugroho menyambut baik pembuatan pelayanan terpadu di Disdikpora. Diharapkan dengan layanan ini akan mempermudah segala pengurusan yang ada di dinas tersebut. “Harapannya bisa berfungsi dengan baik sehingga tidak jadi hanya sebatas wacana,” katanya.
Heri pun mengingatkan, pembuatan layanan terpadu hanya sebagai salah satu upaya peningkatan kualitas pelayanan. Namun yang tak kalah penting, disdikpora harus terus fokus meningkatkan kualitas mutu pendidikan di Gunungkidul.
Menurut dia, di sektor ini masih butuh banyak perbaikan. Hal ini terlihat dari posisi Gunungkidul saat ujian nasional yang masih belum bisa beranjak dari peringkat bawah di tingkat provinsi.
“Mutu pendidikan yang dimiliki harus terus ditingkatkan sehingga tidak kalah dengan daerah lain,” kata Politisi Golkar ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Gunungkidul mendorong pemerintahan berkeadaban dengan prinsip mengayomi, ngayemi, dan ngayahi serta pengawasan yang berdampak nyata.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Minggu 1 November 2026 tersedia 10 perjalanan. Simak jam keberangkatan dari kedua stasiun.
Jadwal KRL Jogja-Solo Sabtu 1 November 2026 tersedia 15 perjalanan. Cek jam keberangkatan setiap stasiun dan tarif Rp8.000.
Jadwal KRL Solo-Jogja Minggu 1 November 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur. Simak jadwal lengkap setiap stasiun.
WhatsApp Web bisa diakses melalui QR code atau nomor telepon. Simak cara login, menghubungkan perangkat, hingga logout dengan aman.
Pengguna Xiaomi, Redmi, dan Poco bisa mengurangi iklan serta menghapus aplikasi bawaan yang tidak diperlukan di HyperOS melalui langkah berikut.