Jadwal SIM Keliling Gunungkidul 3 November 2026, Cek Lokasinya
Cek jadwal SIM Keliling dan layanan perpanjangan SIM Gunungkidul November 2026, termasuk lokasi, syarat dokumen, serta biaya SIM A dan C.
Ilustrasi menelepon (JIBI/Solopos/Reuters/Aly Song)
Perempuan Indonesia belum sepenuhnya tanggap terhadap penguasaan teknologi sehingga tak dimanfaatkan untuk pengembangan kualitas hidup
Harianjogja.com, SLEMAN - Perempuan Indonesia belum sepenuhnya tanggap terhadap penguasaan teknologi sehingga tak dimanfaatkan untuk pengembangan kualitas hidup.
Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Anak (PPA) mendorong perempuan untuk memanfaatkan teknologi guna menghasilkan produktivitas dalam seminar bertema Literasi Media untuk Membangun Kesetaraan Gender di Ruang Sidang Rektorat Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Rabu (20/12/2017).
Asisten Deputi Kesetaraan Gender Bidang Infrastruktur dan Lingkungan Kementerian PPA Ratna Susianawati menjelaskan, penguasaan teknologi bagi perempuan kini menjadi perhatian khusus pemerintah. Mengingat masih banyak perempuan yang belum tanggap dengan pemanfaatan teknologi dengan baik. Ia berharap, perempuan dapat memanfaatkannya tidak hanya sekedar sebagai informasi namun harus meningkatkan kualitas hidup dan produktivitas perempuan.
"Dengan penguasaan teknologi pula, perempuan bisa mendapatkan akses dalam pembangunan, sehingga perempuan dilibatkan dalam proses pengambilan keputusan," ungkap dia seusai pelaksanaan seminar, Rabu (20/12/2017).
Selain itu, Ratna meyakini dalam penguasaan teknologi dapat mengurangi kasus kekerasan terhadap perempuan. Sehingga perempuan mampu keluar sebagai stigma yang selama ini sebagai korban kekerasan. Karena melalui teknologi itulah perempuan memiliki kemandirian sosial dan ekonomi.
Oleh karena itu pihaknya terus berupaya menggelar pelatihan literasi media dan literasi digital bagi perempuan. "Termasuk kami melakukan kampanye pemanfaatan teknologi bagi perempuan dan kami menggandeng perguruan tinggi," ujar dia.
Tetapi tak dipungkiri, perempuan kadang mengalami hambatan dalam menggunakan internet, seperti tidak memiliki biaya, tak tahu cara menggunakan telepon pintar, kurang percaya diri, laptop atau peralatan teknologi tinggi serta kurangnya pelatihan teknologi. Ia menyadari perlunya pemangku kepentingan untuk mendorong perempuan terlibat aktif dalam merumuskan kebijakan yang relevan serta mampu membangun kapasitas perempuan di bidang TIK.
Komisioner PT Indoguardika Cipta Kreasi Jakarta Pratama Persadha menyatakan, pengguna internet di Indonesia sebanyak 47,5% merupakan perempuan dan sisanya 52,5% laki-laki. Ia menyinggung masih adanya perempuan yang kadang terbelit kasus UU ITE atas ketidaktahuannya. Oleh karena itu, ia menyarankan pentingnya literasi digital bagi perempuan, salah satunya dengan menyasar tenaga kerja indonesia (TKI) yang kembali ke tanah air.
Poin penting dari edukasi tersebut adalah, menjelaskan tentang apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan di dunia siber, utamanya medsos. Serta menghindarkan diri menjadi pelaku maupun korban hoax dan cyber bullying.
"Tak kalah pentingnya, mendorong wanita Indonesia untuk menulis maupun memproduksi konten lain seperti video, grafis demi meningkatkan konten positif sekaligus mendorong terciptanya kesetaraan," imbuh dia dalam seminar tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Cek jadwal SIM Keliling dan layanan perpanjangan SIM Gunungkidul November 2026, termasuk lokasi, syarat dokumen, serta biaya SIM A dan C.
Disperindag DIY menggelar pasar murah di tiga lokasi Kulonprogo pada 3–5 November 2026 dengan total distribusi 14 ton bahan pokok.
Ombudsman RI meminta Polri mengevaluasi penggeledahan pesantren putri di Sukoharjo dan memastikan perlindungan HAM bagi santriwati.
Lama tinggal wisman di DIY pada triwulan III 2026 hampir 3 hari. Belanja wisman di Indonesia juga naik 6,96% secara kuartalan.
NTSB menyelidiki kecelakaan Learjet 60 di Florida yang menewaskan sembilan orang. Seluruh identitas korban telah diketahui.
Ferry Hongkiriwang mengungkap aliran uang Rp50 miliar dari Tan Kian dalam sidang Febrie Adriansyah. Febrie dan Nurman membantah tuduhan tersebut.