Pemkab Gunungkidul Bangun 90 Kios Rp783 Juta untuk Perluasan Taman Kuliner Wonosari
Taman Kuliner Wonosari diperluas dengan pembangunan 90 kios senilai Rp783,084 juta yang ditargetkan rampung awal Desember 2026.
Pemkab Gunungkidul akan mendapatkan bantuan untuk pembangunan tiga jembatan gantung
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL - Pemkab Gunungkidul akan mendapatkan bantuan untuk pembangunan tiga jembatan gantung yang rusak akibat banjir bandang yang terjadi pada akhir November 2017 lalu.
Ketiga jembatan gantung ini meliputi Jelok, Desa Beji, Patuk; Wonolagi, Desa Ngleri, Playen dan Mojorejo, Desa Katongan, Nglipar.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman (DPUPRKP) Gunungkidul Eddy Praptono mengatakan pembangunan tiga jembatan gantung telah diprogramkan oleh pemerintah pusat.
Ditargetkan pembangunan itu selesai sebelum akhir tahun. “Kami sudah dapatkan informasinya dan tinggal rencana pembangunan sudah ditindaklanjuti,” katanya kepada wartawan, Rabu (18/3/2018).
Menurut dia, tindaklanjut yang dilakukan pemkab dengan melakukan kajian lingkungan dengan menyiapkan dokumen Upaya Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Upaya Pemantauan Lingkungan Hidup (UKL-UPL). Untuk penyusunan dokumen ini, DPUPRKP sudah melakukan koordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup.
“Dokumen ini penting karena sebagai salah satu syarat untuk pembangunan. Mudah-mudahan itu bisa cepat selesai sehingga pembangunan bisa segera dilaksanakan,” ungkapnya.
Menurut dia, pembangunan jembatan baru ini konstruksinya sama seperti dengan bangunan sebelum rusak diterjang banjir. Rencanya tiga jembatan gantung bantuan dari Pemerintah Pusat ini meliputi dari Jembatan Jelok; Jembatan Wonolagi dan Jembatan Mojorejo, Jeruklegi di Katongan Nglipar.
“Pembangunan ini ditarget selesai sebelum akhir tahun. Jadi untuk itu, kami juga akan mempercepat penyusunan dokumen UKL-UPL sebagai salah satu syarat untuk pembangunan,” katanya.
Salah seorang warga Dusun Jelok, Beji, Patuk, Sukri mengatakan, rusaknya jembatan akibat terjangan banjir bandang di akhir tahun lalu membuat aktivitas warga belum sepenuhnya normal.
Hal ini terjadi karena jembatan yang rusak belum juga diperbaiki hingga sekarang. Akibatnya, lanjut dia, untuk beraktivitas warga harus memutar menggunakan jalan yang lebih jauh.
“Untuk beraktivitas, warga juga menyediakan perahu untuk penyeberangan. Hanya saja, saat terjadi banjir maka perahu akan diistirahatkan,” kata Sukri.
Dia pun hanya bisa berharap kerusakan jembatan bisa segera diperbaiki sehingga aktivitas warga kembali normal. Untuk pembangunan sendiri, Sukri tidak meminta yang muluk-muluk karena yang terpenting pembangunan bisa dilaksanakan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Taman Kuliner Wonosari diperluas dengan pembangunan 90 kios senilai Rp783,084 juta yang ditargetkan rampung awal Desember 2026.
SIM Keliling Polda DIY Sabtu 19 September 2026 melayani perpanjangan SIM A dan C. Cek lokasi, jadwal, syarat, dan biaya.
Jadwal DAMRI dari YIA Sabtu 19 September 2026 tersedia ke sejumlah tujuan Jogja dan Sleman dengan tarif promo Rp50.000.
Jadwal KA Bandara YIA Sabtu 19 September 2026 tersedia 24 perjalanan. Cek jadwal YIA-Tugu dan Tugu-YIA lengkap.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Sabtu 19 September 2026 tersedia 5 perjalanan dari masing-masing arah. Cek jadwal lengkapnya.
Jadwal KRL Jogja-Solo Sabtu 19 September 2026 lengkap dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur, termasuk keberangkatan terakhir.