Satu Peserta Ujian Meninggal Dunia

Sunartono
Sunartono Senin, 02 April 2018 23:10 WIB
Satu Peserta Ujian Meninggal Dunia

Almarhumah Anisa Wahyu Setiani/JIBI/Harian Jogja/IST

Harianjogja,JOGJA - Seorang peserta Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) dari SMK Koperasi Kota Jogja meninggal dunia karena sakit, empat hari sebelum pelaksanaan ujian. Sekolah sebelumnya sudah menyiapkan berbagai perangkat untuk mendukung pelaksanaan ujian meski dalam keadaan sakit.
Siswa yang meninggal tersebut atas nama Anisa Wahyu Setiani dari Jurusan Akuntansi SMK Koperasi. Berdasarkan pantauan Harian Jogja, dalam pelaksanaan UNBK, almarhumah  seharusnya mengikuti ujian pada sesi pertama di ruang A dengan nomor ujian 01-109 039-2. Dalam ruang ujian berada di urutan kelima paling kanan deretan komputer.
Waka Kurikulum SMK Koperasi Kota Jogja Noor Rochmah menjelaskan jumlah peserta ujian di sekolahnya tercatat 183 siswa, tetapi dalam pelaksanaan hanya 182 siswa. Ada satu siswa yang meninggal dunia karena sakit Rabu (28/3) dini hari pekan lalu.
"Siswa kami atas nama Anisa Wahyu Setiani meninggal dunia pada Rabu [28/3] dini hari karena sakit. Meninggalnya di rumah, sebelumnya beberapa hari di rumah sakit," ujarnya, Senin (2/3).
Noor menambahkan almarhumah menurut informasi menderita lupus dan kesehatan menurun pada saat pelaksanaan Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN). Pada 19 Maret 2018 sempat dirawat di rumah sakit dan pihaknya sudah berupaya memberikan kemudahan pelaksanaan USBN.

Mendekati pelaksanaan UNBK, lanjut dia, pihaknya melaporkan kondisi itu ke Disdikpora DIY untuk mendapatkan kemudahan pelaksanaan ujian melalui Ujian Nasional Kertas Pensil (UNKP). Dinas secara resmi telah menyetujui almarhumah bisa mengikuti UNKP dengan soal sistem remote. Apalagi saat itu almarhumah harus melakukan cuci darah sebanyak dua kali dalam sepekan, sehingga tidak memungkinkan mengikuti UNBK dengan datang ke sekolah.
"Kami sudah menyiapkan tim untuk datang dengan membawa soal yang diremote dari pusat. Baik di rumah sakit atau di rumah sudah kami siapkan untuk bisa kami datangi agar bisa melaksanaan UN manual," jelasnya sembari menghela napas panjang.
Selama menjalani proses pendidikan, kata Noor, almarhumah tergolong siswa yang rajin. Izin tidak masuk hanya sesekali saja dan dalam catatannya tidak pernah izin dalam jangka waktu lama. "Bahkan saat ujian praktik juga dia ikut," ujarnya.


 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Laila Rochmatin
Laila Rochmatin Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online