Jadwal Terbaru KRL Jogja-Solo Minggu 9 Agustus 2026 dan Tarifnya
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 9 Agustus 2026 tersedia 15 perjalanan dengan tarif Rp8.000. Cek jadwal tiap stasiun di sini.
Ilustrasi energi baru terbarukan. (Istimewa/Info Migas)
Harianjogja.com, BANTUL-Penggunaan Energi Baru dan Terbarukan (EBT) di Indonesia masih sangat rendah dengan persentase 2% dari total 100% penggunaan energi. Akademisi didorong untuk dapat melahirkan penggunaan EBT agar tidak selalu ketergantungan terhadap sumber energi dari tambang.
Mengingat potensi EBT di Indonesia sangat besar, tetapi belum dapat dimanfaatkan dengan baik. Isu energi itu didiskusikan dalam seminar yang diselenggarakan oleh Keluarga Mahasiswa Teknik Elektro (KMTE), Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) yang diikuti ratusan pelajar dan mahasiswa se-DIY dan Jawa Tengah, Selasa (3/4/2018).
Direktur Aneka EBT Kementerian ESDM Harris mengatakan, penggunaan EBT di Indonesia masih dipandang sebelah mata, terbukti masih minim pemakaian EBT. Indonesia menjadi negara dengan tingkat penggunaan energi fosil sangat tinggi, sedang energi alternatif sangat rendah.
"Total penggunaan tenaga fosil yang berupa batubara, gas dan BBM mencapai 98 persen, sedangkan penggunaan EBT hanya sebesar dua persen," terangnya dalam rilis kepada Harianjogja.com, Selasa (3/4/2018).
Ia menilai persentase penggunaan EBT itu sangat kecil dan berbanding terbalik dengan potensi sumberdaya EBT yang sangat melimpah. Oleh karena itu, pihaknya mengajak para akademisi, perguruan tinggi untuk mendorong lahirnya penggunaan EBT. Selain pemerintah, pemahaman penggunaan EBT yang diberikan kepada siswa atau mahasiswa harus dilakukan oleh para pengajar di berbagai lembaga pendidikan.
"Termasuk melalui seminar ini diharapkan mampu melahirkan pemikiran segar mengenai EBT," imbuhnya.
Ia mengatakan, Indonesia harus berubah untuk menggunakan EBT. Harris menaruh harapan besar kepada generasi muda untuk memulai perubahan itu. Karena Indonesia sudah terlalu lama tergantung pada bahan bakar tambang, dampak negatif yang diberikan pun sangat besar. Seperti kerusakan alam yang terjadi pada pertambangan batubara, resiko kapal tanker tumpah dan merusak ekosistem laut, serta tingginya gas emisi yang dihasilkan dari hasil pembakaran kendaraan bermotor menyebabkan efek rumah kaca.
Harris menambahkan, Indonesia sedang berupaya untuk mengembangkan pembangkit listrik alternatif berupa Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) 626 unit, Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) 69 unit dan Pembangkit Listrik Minihidro (PLTM) 2 unit. "Pembangunan ini selaras dengan harapan Indonesia kedepannya agar dapat memanfaatkan secara maksimal EBT yang ada," tegasnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 9 Agustus 2026 tersedia 15 perjalanan dengan tarif Rp8.000. Cek jadwal tiap stasiun di sini.
Kemendikdasmen membuka Beasiswa BPI GTK 2026 bagi guru, calon guru, dan tenaga kependidikan. Simak syarat, jadwal pendaftaran, komponen bantuan, dan cara mendaf
Persib Bandung dipastikan berada di Pot 4 ACL Two 2026/2027 setelah Gangwon FC dan Adelaide United gagal lolos ke ACL Elite. Maung Bandung kini menunggu drawing
Flashdisk bekas menyimpan jejak digital yang bisa dipulihkan. Pelajari cara format aman di Windows dan Mac, serta kapan harus menghancurkan fisik perangkat sebe
Dompet Dhuafa melalui Disaster Management Center (DMC) bersama Dompet Dhuafa Volunteer (DDV) Jawa Timur mengerahkan tim respons untuk mendukung operasi pemadam
Pemerintah mulai menyalurkan Bantuan Pangan Beras Tahap II pada 17 Agustus 2026. Sebanyak 33,24 juta keluarga akan menerima 30 kg beras untuk alokasi tiga bulan