Siswa SMK Pembangunan 4 Playen Harus Menginap di Sekolah Lain, Kenapa?

Herlambang Jati Kusumo
Herlambang Jati Kusumo Senin, 09 April 2018 10:20 WIB
Siswa SMK Pembangunan 4 Playen Harus Menginap di Sekolah Lain, Kenapa?

Siswa SMA Pembangunan 4 Playen harus dijemput guru untuk mengikuti UNBK di SMK YAPPI Wonosari, Senin (9/4)/Herlambang Jati Kusumo-Harian Jogja-JIBI

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL-Minimnya fasilitas komputer memaksa siswa di SMA Pembangunan 4 Playen harus menginap di SMK YAPPI Wonosari.

Kepala SMA Pembangunan 4 Playen, Sarono mengatakan ada 34 siswanya yang mengerjakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di SMK YAPPI lantaran minimnya fasilitas komputer. “Kami terpaksa menumpang untuk pelaksanaan UNBK ini, karena peralatan komputer kami belum siap. Kami baru punya lima komputer yang dua juga rusak,” katanya, Senin (9/4/2018).

Soal siswa yang menginap, kata dia, lantaran banyak rumah siswanya berada jauh dari tempat penyelenggaraan UNBK. Jauhnya jarak tersebut dikhawatirkan dapat membuat siswa terlambat.

“Anak-anak kami domisilinya jauh-jauh, ada yang di Panggang, Karangmojo, Nglipar, dll. Jika tidak diinapkan dikhawatirkan akan terlambat. Di sekolah nanti juga ada penambahan materi di seiang hari dan di malam hari juga ada. Kami berusaha sekuat tenaga agar tidak ada anak putus sekolah,” ucapnya.

Seperti diketahui, UNBK untuk jenjang SMA digelar mulai Senin (9/4/2018) hingga Kamis (12/4/2018). Di Gunungkidul, diakui Kepala Balai Pendidikan Menengah (Dikmen), Sukito, berbagai persiapan sudah dilakukann sekolah. “Pada umumnya info yang kami terima semua sekolah sudah siap, di Gunungkidul ada 2.575 dari SMA dan MA,” ujarnya kepada harianjogja.com, Minggu (8/4/2018).

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Arief Junianto
Arief Junianto Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online