Dukung Kemandirian Difabel, Pemkab Gunungkidul Salurkan Alat Bantu
Pemkab Gunungkidul menyalurkan alat bantu bagi kelompok difabel untuk menunjang aktivitas dan mendorong kemandirian.
Susilo Bambang Yudhoyono/Harian Jogja-Gigih M Hanafi
Harianjogja.com, BANTUL – Ketua umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono meminta kader di DIY tidak banyak beretorika. Hal ini disampaikan dalam acara pelantikan pengurus DPD-DPC Partai Demokrat DIY di ruang Yudhistira, Joga Expo Center, Bantul, Senin (9/4/2018).
Menurut dia, target tinggi telah dipatok Partai Demokrat dalam Pemilu 2019. Untuk mencapai target ini, para kader diminta sering turun ke bawah guna mengetahui kondisi di masyarkaat.
SBY meminta kepada para kader untuk mendekati masyarakat dan bukan hanya berjanji dengan mengungkapkan berbagai retorika karena tidak akan mengubah keadaan.
“Datanglah, kunjungilah, sapalah dengarkan harapan mereka dan ketahui permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat di DIY,” katanya.
Menurut SBY, dengan sering turun ke bawah untuk mengetahui kondisi riil di masyarakat sehingga dijadikan aspirasi untuk ikut memperjuangkan demi terciptanya suatu kesejahteraan.
“Jika sudah ketemu masalahnnya, maka kader harus ikut mencarikan solusi sehingga tercipta sebuah kerja yang nyata,” ujarnya.
Selain meminta untuk sering turun ke masyarakat, SBY juga berharap kepada para kader untuk mengawal pelaksanaan UU Keistimewaan demi terciptanya kesejahteraan masyarakat.
“UU Keistimewaan lahir saat saya menjadi presiden. Jadi sudah seharusnya para kader di DIY ikut mengawal dalam pelaksanaannya terutama untuk kesejahteraan masyarakat,” katanya. (David Kurniawan)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Gunungkidul menyalurkan alat bantu bagi kelompok difabel untuk menunjang aktivitas dan mendorong kemandirian.
Polda DIY memperkuat patroli dan edukasi masyarakat untuk mencegah kebakaran hutan dan lahan selama musim kemarau.
KPK memeriksa Kepala BPK Jateng Ahmad Luthfi H. Rahmatullah sebagai saksi kasus dugaan suap pengondisian audit Muara Enim.
Sebanyak 500 mahasiswa lolos Sleman Pintar 2026 dari 1.250 pendaftar. Danang Maharsa meminta penerima kuliah serius dan berprestasi.
243 reklame rokok ditemukan tak berizin dan tak bayar pajak di Kulonprogo. DPRD menyoroti potensi kebocoran PAD dari reklame.
Herlina Pakpahan meminta Srikandi Hanura turun langsung menyerap aspirasi perempuan melalui kaderisasi, pengabdian dan solidaritas.