Ratusan ASN Gunungkidul Tunggak BPJS, Terbesar Rp14 Juta
Sebanyak 192 ASN Gunungkidul menunggak iuran BPJS Kesehatan. Sebanyak 96 pegawai sudah melunasi, sementara lainnya mencicil tunggakan.
Petugas melayani wajib pajak dalam pelaporan Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) Pajak Penghasilan (PPh) Orang Pribadi (OP) tahun 2016 di Kanwil Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Jawa Timur I, Surabaya, Jawa Timur, Jumat (21/4)./Antara-Moch Asim
harianjogja.com, BANTUL--Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Bantul harus bekerja keras untuk mencapai target pelaporan surat pemberitahuan tahunan (SPT) sebanyak 82% dari jumlah wajib pajak (WP). Pasalnya, hingga pertengahan April laporan yang masuk baru mencapai 70%.
Kepala KPP Pratama Bantul Budi Wiyono mengatakan untuk pelaporan SPT tahunan mulai dari badan/lembaga serta perseorangan paling lambat akhir April. Dikatakan dia, masih ada waktu untuk melaporkan karena jika sampai terlambat akan dikenakan denda. “Untuk perorangan denda sebesar Rp100.000, sedang lembaga atau badan denda sebesar Rp1 juta,” kata Budi, Senin (16/4/2018).
Menurut dia, hingga pertengahan April ini KPP Bantul belum memenuhi target Pusat sebanyak 82% WP. Pasalnya capaian pelaporan SPT baru mencapai 70% dengan kisaran jumlah pelapor sebanyak 27.000 berkas. “Kami harus memenuhi target itu hingga akhir April nanti,” ujarnya.
Budi menambahkan untuk mencapai target 82% WP, KPP Bantul terus menyosialisasikan pelaporan SPT. Proses sosialiasi dilaksankaan dengan beberapa cara mulai dari membuka stan di acara car free day, pengiriman pesan melalui SMS atau email hingga memberikan surat kepada wajib pajak. Diharapkan dengan upaya yang dilakukan tersebut target yang ditargetkan Pusat dapat terpenuhi.
“Kami yakin target bisa terpenuhi. Masyarakat masih takut melaporkan. Padahal dalam pelaksanaan, proses pelaporan sangat mudah,” katanya.
Menurut dia, jika dilihat dari pekerjaan, kalangan PNS merupakan WP yang paling banyak melaporkan SPT. “Di belakang PNS ada pengusaha,” kata Budi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 192 ASN Gunungkidul menunggak iuran BPJS Kesehatan. Sebanyak 96 pegawai sudah melunasi, sementara lainnya mencicil tunggakan.
Polda Jambi menangkap delapan pelaku perdagangan BBM ilegal dan mengamankan 22,8 ton minyak bumi, bensin olahan, serta solar.
Sembilan alumni Gen Z Batik Preneur Sleman didorong menguji produk ke pasar dan mengembangkan usaha setelah mengikuti pelatihan.
Pameran buku di Jogja semakin marak, tetapi penjualan belum tentu meningkat. Penyelenggara menyebut pengunjung terbagi dan daya beli menurun.
Kementerian PU membangun lapangan sepak bola standar internasional di 25 Sekolah Rakyat lengkap dengan jogging track dan fasilitas olahraga.
Pemkot Jogja diminta mencermati sungai dan bantaran rawan banjir serta memastikan talut dan sedimentasi ditangani sebelum musim hujan.