PMI Gunungkidul Siapkan Donor Darah Mobile Jaga Ketersediaan Stok
PMI Gunungkidul memastikan stok darah aman dan menyiapkan donor darah mobile hingga akhir Agustus untuk menjaga ketersediaan darah.
Petugas melayani wajib pajak dalam pelaporan Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) Pajak Penghasilan (PPh) Orang Pribadi (OP) tahun 2016 di Kanwil Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Jawa Timur I, Surabaya, Jawa Timur, Jumat (21/4)./Antara-Moch Asim
harianjogja.com, BANTUL--Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Bantul harus bekerja keras untuk mencapai target pelaporan surat pemberitahuan tahunan (SPT) sebanyak 82% dari jumlah wajib pajak (WP). Pasalnya, hingga pertengahan April laporan yang masuk baru mencapai 70%.
Kepala KPP Pratama Bantul Budi Wiyono mengatakan untuk pelaporan SPT tahunan mulai dari badan/lembaga serta perseorangan paling lambat akhir April. Dikatakan dia, masih ada waktu untuk melaporkan karena jika sampai terlambat akan dikenakan denda. “Untuk perorangan denda sebesar Rp100.000, sedang lembaga atau badan denda sebesar Rp1 juta,” kata Budi, Senin (16/4/2018).
Menurut dia, hingga pertengahan April ini KPP Bantul belum memenuhi target Pusat sebanyak 82% WP. Pasalnya capaian pelaporan SPT baru mencapai 70% dengan kisaran jumlah pelapor sebanyak 27.000 berkas. “Kami harus memenuhi target itu hingga akhir April nanti,” ujarnya.
Budi menambahkan untuk mencapai target 82% WP, KPP Bantul terus menyosialisasikan pelaporan SPT. Proses sosialiasi dilaksankaan dengan beberapa cara mulai dari membuka stan di acara car free day, pengiriman pesan melalui SMS atau email hingga memberikan surat kepada wajib pajak. Diharapkan dengan upaya yang dilakukan tersebut target yang ditargetkan Pusat dapat terpenuhi.
“Kami yakin target bisa terpenuhi. Masyarakat masih takut melaporkan. Padahal dalam pelaksanaan, proses pelaporan sangat mudah,” katanya.
Menurut dia, jika dilihat dari pekerjaan, kalangan PNS merupakan WP yang paling banyak melaporkan SPT. “Di belakang PNS ada pengusaha,” kata Budi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PMI Gunungkidul memastikan stok darah aman dan menyiapkan donor darah mobile hingga akhir Agustus untuk menjaga ketersediaan darah.
Sebanyak 656 personel gabungan disiagakan untuk mengamankan rangkaian Tipitaka Chanting dan Asalha Mahapuja 2570 BE/2026 di Candi Borobudur.
Prabowo meminta simulasi baru kenaikan harga minyak untuk menjaga APBN dan harga BBM subsidi tetap stabil hingga akhir 2026.
Sebanyak delapan SPPG di Gunungkidul belum beroperasi sehingga ribuan siswa masih menunggu penyaluran Program Makan Bergizi Gratis.
BRI Peduli menggelar kegiatan edukatif Hari Anak Nasional 2026 di enam sekolah penerima Program Ini Sekolahku.
Utang pemerintah melalui SBN mencapai Rp501,2 triliun hingga Juni 2026 atau 62,7% dari target APBN 2026.