Segera Dibuka, Kelok 23 Jadi Harapan Baru Ekonomi Sisi Barat Gunungkidul
Kelok 23 di Girijati, Gunungkidul, dinilai membuka peluang pertumbuhan ekonomi dan investasi setelah menghubungkan JJLS dengan Bantul.
Petugas melayani wajib pajak dalam pelaporan Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) Pajak Penghasilan (PPh) Orang Pribadi (OP) tahun 2016 di Kanwil Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Jawa Timur I, Surabaya, Jawa Timur, Jumat (21/4)./Antara-Moch Asim
harianjogja.com, BANTUL--Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Bantul harus bekerja keras untuk mencapai target pelaporan surat pemberitahuan tahunan (SPT) sebanyak 82% dari jumlah wajib pajak (WP). Pasalnya, hingga pertengahan April laporan yang masuk baru mencapai 70%.
Kepala KPP Pratama Bantul Budi Wiyono mengatakan untuk pelaporan SPT tahunan mulai dari badan/lembaga serta perseorangan paling lambat akhir April. Dikatakan dia, masih ada waktu untuk melaporkan karena jika sampai terlambat akan dikenakan denda. “Untuk perorangan denda sebesar Rp100.000, sedang lembaga atau badan denda sebesar Rp1 juta,” kata Budi, Senin (16/4/2018).
Menurut dia, hingga pertengahan April ini KPP Bantul belum memenuhi target Pusat sebanyak 82% WP. Pasalnya capaian pelaporan SPT baru mencapai 70% dengan kisaran jumlah pelapor sebanyak 27.000 berkas. “Kami harus memenuhi target itu hingga akhir April nanti,” ujarnya.
Budi menambahkan untuk mencapai target 82% WP, KPP Bantul terus menyosialisasikan pelaporan SPT. Proses sosialiasi dilaksankaan dengan beberapa cara mulai dari membuka stan di acara car free day, pengiriman pesan melalui SMS atau email hingga memberikan surat kepada wajib pajak. Diharapkan dengan upaya yang dilakukan tersebut target yang ditargetkan Pusat dapat terpenuhi.
“Kami yakin target bisa terpenuhi. Masyarakat masih takut melaporkan. Padahal dalam pelaksanaan, proses pelaporan sangat mudah,” katanya.
Menurut dia, jika dilihat dari pekerjaan, kalangan PNS merupakan WP yang paling banyak melaporkan SPT. “Di belakang PNS ada pengusaha,” kata Budi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kelok 23 di Girijati, Gunungkidul, dinilai membuka peluang pertumbuhan ekonomi dan investasi setelah menghubungkan JJLS dengan Bantul.
Perda nelayan Kulonprogo didorong untuk memperkuat perlindungan, kapasitas, dan keberlanjutan usaha nelayan, pembudidaya ikan, serta petambak garam.
Witan Sulaeman mengungkap suasana ruang ganti Persija setelah menang 2-1 atas Persib dan optimistis memburu gelar juara Super League 2026/2027.
Keluarga penumpang Virgo Transport 8 masih menanti kabar setelah kapal kecelakaan di Laut Jawa. Sebanyak 103 orang telah dievakuasi.
Stasiun Lidah Tanah yang dibangun pada 1902 melayani 6.047 penumpang hingga Agustus 2026, naik 20% dari rata-rata bulanan 2025.
Prabowo menegaskan BRICS punya peran strategis memperkuat suara Global South dalam menentukan arah pembangunan dan masa depan dunia.